• Mon, Jun 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 June 2026 15:53  |

Kripto Bergerak Hati-Hati Jelang Negosiasi Teknis AS-Iran

Bitcoin bergerak terbatas pada perdagangan sesi Eropa, Senin (22/6), setelah reli singkat pada akhir pekan gagal berlanjut. Aset kripto terbesar di dunia itu diperdagangkan di sekitar level US$64.089, dengan pergerakan harian berada di kisaran US$63.226 hingga US$64.607. Kenaikan yang sempat mendekati area US$65.000 mulai kehilangan tenaga karena investor masih mencermati arah sentimen global, terutama perkembangan terbaru dari negosiasi Amerika Serikat dan Iran.

Dari sisi fundamental, pelaku pasar menimbang kabar positif sekaligus risiko baru dari pembicaraan damai AS-Iran di Swiss. Sejumlah laporan menyebutkan adanya “kemajuan menggembirakan” dalam perundingan yang dimediasi Qatar dan Pakistan, termasuk rencana pembahasan teknis lanjutan serta peta jalan menuju kesepakatan final dalam 60 hari. Namun, sentimen belum sepenuhnya stabil karena isu Lebanon, Hezbollah, dan jalur pelayaran Selat Hormuz masih menjadi titik rawan yang berpotensi kembali memicu ketegangan geopolitik.

Meski optimisme diplomasi membantu menahan tekanan jual, pasar kripto belum mampu mengikuti laju aset berisiko lain secara agresif. Investor global masih terlihat lebih selektif dalam mengambil risiko, terutama ketika sebagian dana beralih ke saham-saham berbasis kecerdasan buatan atau AI yang dianggap memiliki fundamental pertumbuhan lebih jelas. Di sisi lain, tekanan dari arus keluar produk ETF Bitcoin spot dalam beberapa pekan terakhir turut membatasi minat institusional terhadap aset digital. Kondisi ini membuat Bitcoin cenderung bergerak hati-hati meskipun tekanan geopolitik mulai sedikit mereda.

Pergerakan altcoin juga masih belum menunjukkan dorongan kuat. Ethereum, sebagai aset kripto terbesar kedua, bergerak di sekitar US$1.745,51 dengan rentang harian US$1.704,05 hingga US$1.750,86. Secara umum, pasar kripto masih membutuhkan katalis yang lebih solid untuk keluar dari tekanan, baik dari sisi arus dana ETF, kejelasan arah suku bunga global, maupun perkembangan geopolitik Timur Tengah. Selama Bitcoin belum mampu bertahan kuat di atas area US$65.000, pelaku pasar kemungkinan tetap berhati-hati dalam mengambil posisi baru. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

Crypto

Bitcoin Jatuh di Bawah $113.000, Dekati Terendah 6 Pekan

Bitcoin turun di bawah $113.000 pada Senin, mendekati level terendah enam pekan meski pasar masih bertaruh The Fed akan meman...

25 August 2025 14:32
Crypto

Bitcoin Tertahan Usai Mantul

Bitcoin masih ketahan di bawah tekanan pada Selasa, setelah rebound singkat dari titik terendah 10 bulan. Hingga siang di Sin...

3 February 2026 12:58
Crypto

Hari Berat untuk Kripto, Bitcoin dan Ethereum Kompak Terteka...

  Pasar kripto utama pada Jumat (14/11), masih berada dalam tekanan jual kuat. Bitcoin (BTC) sempat jatuh menembus level p...

14 November 2025 17:06
Crypto

Pasca Deleveraging, Kripto Cari Arah

Pasar kripto diperdagangkan sedikit menguat pada Rabu (24/9). Bitcoin bergerak sempit di kisaran $112K–$113K, sementara Eth...

25 September 2025 04:19
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai