Bitcoin Bertahan di US$93K, Fokus Beralih ke NFP
Pasar kripto utama bergerak menguat di awal pekan, ditopang kombinasi sentimen risk-on yang mulai pulih dan dolar AS yang cenderung melemah menjelang rangkaian rilis data ekonomi penting Amerika Serikat. Namun, pelaku pasar masih menjaga kewaspadaan karena headline geopolitik—terutama terkait Venezuela—masih berpotensi memicu perubahan mood pasar secara cepat.
Di sisi harga pada hari Selasa (6/1), Bitcoin (BTC) diperdagangkan di sekitar $93.396. Ethereum (ETH) berada di kisaran $3.220. Sejumlah altcoin besar juga ikut menguat: SOL $137,87, BNB $912,09, XRP $2,35, dan DOGE $0,1506.
Dari sisi fundamental, fokus pasar hari ini bergeser ke data AS, terutama laporan ketenagakerjaan. Arah data tenaga kerja biasanya langsung memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed—yang ujungnya ikut membentuk selera risiko untuk aset-aset seperti kripto. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) untuk Desember dijadwalkan rilis Jumat, 9 Januari 2026.
Sementara itu, faktor geopolitik masih menjadi “bumbu” volatilitas. Sejumlah aset safe haven seperti emas sempat menguat karena ketegangan Venezuela dan komentar pejabat The Fed yang dinilai dovish, tetapi pasar saham global terlihat cukup cepat menormalkan risiko tersebut. Pola seperti ini sering membuat kripto ikut terbantu—selama tidak muncul eskalasi baru yang mendorong pasar kembali risk-off.
Untuk komoditas energi, pasar minyak cenderung lebih sensitif pada isu surplus pasokan 2026 dibandingkan headline Venezuela, yang membuat respons harga minyak relatif terbatas. Dampaknya ke kripto biasanya muncul lewat jalur sentimen: jika minyak stabil dan dolar melemah, ruang risk-on cenderung lebih terbuka.
Ke depan, pasar juga mulai menimbang risiko lain: optimisme AI memang masih menopang aset berisiko, tapi sebagian investor mengingatkan potensi tekanan inflasi dari belanja AI yang besar—yang bisa mengubah nada bank sentral jika inflasi kembali “lengket”. Ini penting karena kripto sangat peka terhadap ekspektasi suku bunga dan likuiditas. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id