Perak Turun karena Meningkatnya Permintaan Safe-Haven
Harga perak turun di bawah $31 per ons pada hari Kamis(23/1), tetapi tetap mendekati level tertinggi dalam enam minggu, karena ancaman tarif Presiden AS Donald Trump memicu permintaan untuk aset safe haven.
Trump mengindikasikan pada hari Selasa bahwa ia sedang mempertimbangkan tarif 10% untuk impor Tiongkok mulai 1 Februari, hanya satu hari setelah mengancam Meksiko dan Kanada dengan tarif sekitar 25%.
Namun, karena tidak ada tindakan yang diambil, ada harapan bahwa pemerintah dapat mengambil sikap yang lebih hati-hati terhadap tarif. Perak juga tetap didukung oleh ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini, yang dapat melemahkan dolar dan meningkatkan permintaan untuk komoditas tersebut.
Selain itu, kekhawatiran pasokan yang berkelanjutan, terutama di brankas London, dan permintaan industri yang kuat, terutama dari produsen, terus memperkuat prospek bullish untuk perak. (azf)
Sumber: Trading Economics