Perak Terbang ke $72,90, Lonjakan Terbesar Sejak 1979!
Harga perak (XAG/USD) menarik minat beli kuat hingga menembus $72,90 pada perdagangan Asia hari Jumat(2/1). Logam putih ini mencatat kenaikan lebih dari 140% sepanjang tahun 2025, menandai lonjakan paling tajam sejak 1979. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve AS dan permintaan investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik.
Ekspektasi penurunan suku bunga AS menekan Dolar AS, sehingga logam yang dihargai dalam USD seperti perak menjadi lebih menarik. Pasar saat ini memperkirakan dua penurunan suku bunga Fed sebesar seperempat poin sepanjang 2026. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang perak, membuat logam ini menjadi pilihan populer bagi investor.
Selain itu, permintaan perak juga didukung oleh pembelian oleh bank sentral dan investor yang mencari perlindungan dari ketegangan global dan risiko ekonomi. "Harga emas dan perak mengalami kenaikan signifikan karena interaksi beberapa faktor ekonomi, investasi, dan geopolitik," kata Rania Gule dari platform perdagangan XS.com.
Meski demikian, potensi kenaikan perak dalam jangka pendek bisa terbatas. Investor melakukan aksi ambil untung dan penyeimbangan portofolio, sementara CME Group menaikkan margin untuk kontrak logam mulia, termasuk perak. Artinya, para trader harus menambah dana untuk mempertahankan posisi mereka, menandakan bahwa volatilitas harga perak masih bisa tinggi dalam beberapa waktu ke depan. (az)
Sumber: Newsmaker.id