Perak Tembus Rekor, Emas Dekati Puncak - Geopolitik Jadi Katalis Utama
Harga perak melesat ke rekor tertinggi baru pasca libur Natal pada hari Jumat (26/12) dan emas kembali mendekati level tertinggi sepanjang masa pada hari Rabu, dengan ketegangan geopolitik yang semakin meningkat sebagai pemicu utama. Perak spot melonjak 2,2% hingga mencapai $73,4393 per ons, mencatatkan kenaikan kelima berturut-turut. Tahun ini, logam putih ini telah meroket sekitar 150% sejak terjadinya short squeeze besar pada bulan Oktober.
Sementara itu, emas mendekati rekor tertingginya yang tercatat di atas $4.525 per ons pada hari Rabu. Ketegangan yang sedang terjadi di Venezuela, di mana AS telah meningkatkan blokade terhadap kapal tanker minyak, semakin menambah daya tarik emas dan perak sebagai aset aman. Selain itu, spekulasi bahwa Federal Reserve akan melanjutkan pemotongan suku bunga pada 2026 turut memperkuat optimisme pasar terhadap kedua logam mulia ini. Konflik geopolitik yang semakin memanas, termasuk ketegangan antara AS dan Rusia, menambah kekhawatiran global dan memperburuk ketidakpastian ekonomi, yang semakin mendorong investor untuk berlindung pada emas dan perak. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id