• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

25 September 2024 21:59  |

Pedagang Mengkaji Dampak Paket Stimulus Tiongkok, Harga Minyak Turun

Harga minyak turun setelah kenaikan terbesar dalam lebih dari seminggu karena para pedagang mengikuti perkembangan di Libya dan mengkaji potensi dampak dari langkah-langkah stimulus Tiongkok.

Harga minyak West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $71 per barel setelah naik 1,7% pada hari Selasa, dengan minyak mentah Brent turun menjadi sekitar $74 per barel. Pembicaraan yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang krisis bank sentral Libya akan dilanjutkan pada hari Rabu di tengah gangguan pasokan minyak yang terus berlanjut di negara OPEC tersebut.

Stimulan ekonomi Bank Rakyat Tiongkok mendorong harga minyak mentah pada hari Selasa, meskipun belum jelas apakah hal itu akan berdampak pada permintaan energi yang lebih tinggi di negara pengimpor minyak terbesar di dunia tersebut. Geopolitik juga tetap menjadi fokus karena Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa serangan Israel di Lebanon "tidak dapat dibiarkan begitu saja."

Di AS, data yang dirilis Rabu menunjukkan persediaan minyak mentah turun 4,47 juta barel minggu lalu ke level terendah sejak April 2022. Harga minyak berjangka sebagian besar menerima penurunan tersebut dengan tenang setelah sebuah kelompok industri pada Selasa memproyeksikan penurunan yang sama besarnya.

Harga minyak mentah tetap turun pada kuartal ini karena prospek suram di ekonomi terbesar Asia dan prospek pasokan yang lebih tinggi dari OPEC dan sekutunya. Kelompok produsen pada Selasa menggandakan pandangan outliernya bahwa permintaan minyak global akan terus tumbuh hingga pertengahan abad ini.

"Pasar tetap berisiko mengalami kelebihan pasokan jika OPEC+ melanjutkan rencana untuk mengembalikan sebagian produksinya yang terhenti," kata analis Rabobank Joe DeLaura dan Florence Schmit dalam sebuah laporan. "Masalah geopolitik di Timur Tengah masih mendukung risiko kenaikan harga dalam jangka panjang."

Sementara itu, Badai Tropis Helene semakin kuat saat bergerak ke Teluk Meksiko, memicu evakuasi beberapa anjungan minyak dan gas alam.

WTI untuk pengiriman November turun 1,3% menjadi $70,61 per barel pada pukul 10:40 pagi di New York.

Brent untuk pengiriman November turun 1,1% menjadi $74,35 per barel.(mrv)

Sumber : Bloomberg

Related News

OIL

WTI Naik dari Terendah 18 Bulan Terkait Badai Tropis Francin...

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup lebih tinggi pada hari Senin (9/9), naik dari level terendah 18 bul...

10 September 2024 02:06
OIL

Minyak Mentah Lanjutkan Penurunan ditengah Prospek Peningkat...

Harga minyak mentah terus merosot setelah sebelumnya anjlok karena pasar mengabaikan pernyataan delegasi bahwa OPEC+ sedang m...

5 September 2024 02:18
OIL

Minyak Naik Setelah China Mengumumkan Langkah-Langkah Dukung...

Harga minyak naik setelah otoritas China mengumumkan paket dukungan untuk ekonomi, dan serangan besar Israel terhadap target ...

24 September 2024 16:41
OIL

Kekhawatiran Permintaan Tetap Ada, Harga Minyak Naik Jelang ...

Harga minyak naik tipis karena pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve minggu ini telah diimbangi oleh kekhawatiran tenta...

17 September 2024 12:06
BIAS23.com NM23 Ai