Minyak Dunia Diam, Ada Apa di Baliknya?
Harga minyak dunia bergerak stabil pada awal pekan ini. Para pedagang masih mencermati dampak langkah Amerika Serikat terkait Greenland. Di sisi lain, kekhawatiran akan kelebihan pasokan global masih menjadi perhatian utama pasar.
Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran 59 dolar AS per barel. Angka ini hampir tidak berubah dibandingkan penutupan hari Jumat. Pergerakan harga pada hari Senin cenderung tidak stabil karena pasar AS libur.
Sementara itu, harga Brent ditutup di bawah 64 dolar AS per barel. Sentimen pasar terguncang setelah Presiden AS Donald Trump mendorong upaya untuk mencaplok Greenland. Langkah ini melemahkan dolar dan memicu kekhawatiran akan perang dagang antara AS dan Uni Eropa.
Tekanan pada harga minyak juga datang dari sisi pasokan. Tanda-tanda menunjukkan pasokan minyak tumbuh lebih cepat dibandingkan permintaan. Beberapa harga minyak fisik di Timur Tengah bahkan turun seiring peningkatan produksi dari aliansi OPEC+.
Badan Energi Internasional atau IEA terus memperingatkan soal potensi surplus besar tahun ini. Lembaga tersebut dijadwalkan merilis laporan pasar terbarunya pada hari Rabu. Pasar kini menunggu arah baru yang bisa menentukan pergerakan harga selanjutnya. (az)
Sumber: Newsmaker.id