Emas Bertahan, Pasar Kurangi Taruhan Kenaikan Bunga
Harga emas mempertahankan kenaikan terbatas setelah Federal Reserve memutuskan menahan suku bunga. XAU/USD bergerak di sekitar US$4.056 per troy ounce setelah sempat menguat hampir 1% pada perdagangan sebelumnya.
The Fed mempertahankan suku bunga melalui pemungutan suara 9 lawan 3. Perbedaan suara menunjukkan sebagian pejabat mulai melihat kenaikan biaya pinjaman masih diperlukan untuk mengendalikan tekanan inflasi.
Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan suku bunga dapat kembali digunakan apabila inflasi terus bertahan tinggi. Namun, pasar menilai bank sentral belum akan menaikkan bunga dalam waktu dekat dan mulai menggeser ekspektasi kenaikan ke akhir tahun.
Perubahan ekspektasi tersebut mendorong yield Treasury jangka pendek turun. Penurunan yield mengurangi biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil dan memicu pembelian kembali setelah tekanan tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Emas masih mendapat dukungan dari aksi beli saat harga melemah di sekitar US$4.000. Sejumlah pelaku pasar mulai melihat ruang penguatan menuju US$4.200, meskipun kenaikan harga energi dan risiko inflasi masih dapat membatasi pergerakan.
Dampaknya, emas berpeluang mempertahankan tren pemulihan selama harga bertahan di atas US$4.000 dan yield jangka pendek tetap melemah. Namun, sinyal kenaikan bunga dari The Fed dan eskalasi konflik yang mendorong harga minyak dapat memicu pergerakan tajam serta koreksi sewaktu-waktu.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id