• Tue, Jun 30, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 June 2026 17:12  |

Emas Menuju Penurunan Kuartalan Terbesar dalam 13 Tahun

Harga emas bergerak menuju penurunan kuartalan terbesar sejak 2013 pada perdagangan Selasa (30/6) . Tekanan muncul karena pasar semakin khawatir terhadap inflasi yang sulit turun dan peluang kenaikan suku bunga yang kembali membayangi pergerakan logam mulia.

Spot gold naik tipis 0,1% ke level US$4.197,54 per ons pada pukul 05.48 ET atau 09.48 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas turun 0,2% ke posisi US$4.033,05 per ons. Sepanjang Juni, spot gold tercatat melemah lebih dari 11% dan berpotensi mencatat penurunan bulanan keempat secara beruntun.

Senior Market Analyst Trade Nation, David Morrison, menilai pertanyaan utama bagi pelaku pasar saat ini adalah apakah harga emas sudah menemukan titik terendahnya setelah aksi jual selama lima bulan dari rekor tertinggi pada akhir Januari, atau masih berpeluang turun lebih dalam.

Tekanan terhadap emas datang dari kombinasi harga energi yang tinggi, gangguan akibat perkembangan kecerdasan buatan atau AI, serta ekspektasi inflasi yang masih bertahan tinggi tahun ini. Kondisi tersebut memperkuat peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga, yang dapat menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, harga energi memang telah turun mendekati level sebelum konflik setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran. Namun, ketidakpastian di Timur Tengah masih belum sepenuhnya mereda, terutama setelah kembali muncul ketegangan militer pada akhir pekan. Pembicaraan teknis antara kedua pihak dijadwalkan berlangsung di Qatar pekan ini.

Penguatan dolar AS juga ikut menekan harga emas. Dolar menguat seiring meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve setidaknya akan menaikkan suku bunga satu kali pada tahun ini. Dalam pertemuan Juni, bank sentral AS memberikan sinyal hawkish, dengan sejumlah pejabat membuka peluang kenaikan suku bunga untuk menahan inflasi.

Sementara itu, analis OCBC memangkas proyeksi harga emas dan perak untuk tahun ini karena tekanan suku bunga tinggi dan kondisi makroekonomi yang lebih menantang. OCBC menurunkan proyeksi harga emas akhir 2026 menjadi US$4.360 per ons dari sebelumnya US$5.100 per ons, sedangkan proyeksi perak dipangkas menjadi US$67 per ons dari sebelumnya US$89,5 per ons.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai