• Tue, Jun 30, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 June 2026 09:03  |

Potensi Emas Turun Belum Selesai?

Harga emas masih berada dalam tekanan besar setelah mencatat penurunan tajam sepanjang kuartal terakhir. Logam mulia itu sudah melemah sekitar 15%, menjadi pelemahan kuartalan terdalam sejak 2013. Kondisi ini membuat pasar mulai mempertanyakan apakah tekanan jual emas sudah selesai atau justru masih berlanjut.

Tekanan utama datang dari meningkatnya kekhawatiran bahwa Federal Reserve masih berpeluang menaikkan suku bunga. Inflasi yang belum sepenuhnya terkendali membuat sejumlah pejabat The Fed membuka ruang untuk kebijakan yang lebih ketat. Jika suku bunga kembali naik, emas berpotensi semakin tertekan karena tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi.

Harga emas juga semakin terbebani oleh dolar AS yang kuat dan imbal hasil obligasi yang masih tinggi. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung lebih memilih aset berbasis dolar atau instrumen yang memberikan bunga. Akibatnya, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai ikut melemah.

Secara teknikal, tekanan jual semakin terlihat setelah harga emas kembali turun ke bawah level psikologis US$4.000 per troy ounce. Pada perdagangan Selasa pagi, emas bahkan sempat menyentuh level rendah di sekitar US$3.943. Jebolnya level US$4.000 menjadi sinyal negatif karena area tersebut sebelumnya dianggap sebagai benteng penting bagi pembeli.

Sentimen negatif juga terlihat dari kepemilikan exchange-traded fund atau ETF berbasis emas yang turun ke level terendah sejak September. Penurunan kepemilikan ETF menunjukkan bahwa sebagian investor mulai mengurangi eksposur terhadap emas. Jika arus keluar dana terus berlanjut, tekanan terhadap harga emas dapat semakin besar.

Fokus pasar kini tertuju pada data non-farm payrolls Amerika Serikat pekan ini. Jika data tenaga kerja keluar solid, The Fed akan memiliki alasan lebih kuat untuk mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga. Dalam kondisi tersebut, proyeksi harga emas dari sejumlah analis berpotensi kembali diturunkan, dan hal itu dapat memicu gelombang jual lanjutan di pasar emas.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai