Emas Sentuh Terendah Dalam 3 Pekan!
Harga emas turun ke level terendah dalam tiga pekan pada Selasa (28/04), ketika dolar AS menguat dan harga minyak naik di tengah fokus pasar pada rangkaian keputusan suku bunga bank sentral pekan ini.
Pada 09:07 ET (13:07 GMT), spot gold turun 2,2% ke US$4.577,66 per ons, sementara emas berjangka melemah 2,2% ke US$4.588,69 per ons.
Penguatan dolar, yang tercermin dari indeks dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, menekan bullion karena membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Dolar bertahan di atas level pra-perang, seiring pelaku pasar menilai greenback sebagai aset relatif aman di tengah ketegangan geopolitik.
Di sisi lain, kenaikan harga minyak turut membebani sentimen emas setelah laporan media menyebut Presiden AS Donald Trump tidak puas dengan proposal terbaru Iran untuk mengakhiri konflik dua bulan dan membuka kembali Selat Hormuz. Tehran disebut mengusulkan penundaan negosiasi terkait program nuklirnya, sementara kebuntuan membuat Selat Hormuz tetap nyaris tertutup bagi lalu lintas kapal dan menambah tekanan naik pada harga minyak.
Lonjakan minyak kembali memunculkan kekhawatiran inflasi, yang dapat mendorong bank sentral mempertimbangkan kebijakan suku bunga lebih ketat. Kanal transmisi ini memperkuat dukungan dolar dan dapat menambah tekanan pada emas, dengan pasar kini memantau arah keputusan bank sentral pekan ini serta perkembangan terbaru risiko geopolitik dan pergerakan harga energi. (asd)*
Sumber: Newsmaker.id