• Thu, Mar 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 March 2026 17:06  |

Emas Jatuh 7 Sesi, Minyak Tinggi dan Sinyal The Fed Tekan Logam Mulia

Emas memperpanjang penurunan ke sesi ketujuh ketika eskalasi perang di Timur Tengah mendorong harga minyak lebih tinggi dan mengurangi peluang pemangkasan suku bunga AS dalam waktu dekat. Emas batangan sempat turun hingga 2,7% setelah berbalik dari kenaikan intraday, menandai rangkaian pelemahan terpanjang sejak Oktober 2023. Perak anjlok lebih dari 5%, mempertegas tekanan pada kompleks logam mulia saat dolar kuat dan risiko inflasi energi meningkat.

Lonjakan energi menjadi kanal utama tekanan karena minyak dan gas yang menguat memperbesar risiko inflasi, sehingga jalur penurunan suku bunga Fed dan bank sentral lain dinilai semakin sempit. Minyak menguat pada Kamis setelah Iran dan Israel saling menyerang fasilitas energi penting di kawasan Teluk. Federal Reserve pada Rabu menahan suku bunga dan memproyeksikan hanya satu pemangkasan tahun ini, sementara Ketua Jerome Powell menekankan pemangkasan mensyaratkan perlambatan inflasi; The Fed juga menyebut dampak konflik membuat prospek ekonomi AS “tidak pasti”.

Pergerakan emas sejak perang pecah dinilai menyerupai episode 2022 saat guncangan energi menekan emas melalui jalur suku bunga, meski emas biasanya dipandang sebagai aset lindung nilai. Sejumlah pelaku pasar menilai reli besar dan volatilitas tinggi membuat fungsi safe-haven emas berkurang, sementara sebagian investor menjual emas untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dan margin. Meski begitu, emas masih naik sekitar 9% sepanjang tahun ini, walau sejak perang dimulai pada 28 Februari hingga penutupan Rabu, harganya turun hampir 9% dari puncak pasca-reli Januari.

Di sisi kebijakan, Powell juga menyinggung masa depannya setelah penyelidikan Departemen Kehakiman, menegaskan tidak berniat mundur sebagai gubernur hingga proses selesai dan bersedia menjadi ketua sementara bila pengganti belum dikonfirmasi saat masa jabatan ketua berakhir pada Mei. Isu independensi The Fed sempat menjadi penopang emas sebelumnya, namun saat ini tertutup oleh tekanan dari energi, dolar, dan repricing jalur suku bunga.

Pada 09:52 pagi di London, emas spot turun 2,4% ke US$4.704,32 per ons. Perak merosot 5,1% ke US$71,54, sementara platinum dan paladium juga melemah; indeks spot dolar Bloomberg relatif stabil.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com NM23 Ai