Emas Incar $5600, Perak Tembus $120, Safe Haven Laku Keras
Emas melaju kencang pada Kamis (29/1) lalu bergerak tipis di bawah $5.600/ons, saat investor ramai-ramai mencari aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran ekonomi.
Harga emas spot naik 2,7% ke $5.546,29/ons pada 07:52 GMT, setelah sempat mencetak rekor intraday di $5.594,82. Ini jadi hari kesembilan berturut-turut emas menorehkan rekor baru. Kontrak emas berjangka AS untuk Februari juga melonjak 4,5% ke $5.539,20, setelah menyentuh puncak baru di $5.626,80.
Pemicu utamanya datang dari “mode defensif” pasar: geopolitik memanas, plus situasi politik AS yang bikin pelaku pasar gelisah. Fokus besar tertuju pada isu independensi The Fed di tengah investigasi pemerintahan Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, isu pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook, serta rencana penunjukan pengganti Powell pada Mei.
Di sisi lain, kekhawatiran soal utang AS yang membengkak dan sistem perdagangan global yang makin “terbelah” ikut memperkuat arus ke emas.
Kombinasi safe-haven demand, pembelian bank sentral, dan dolar yang melemah membuat emas sudah naik lebih dari 10% minggu ini—dan sekitar 27% sepanjang 2026.
Ketegangan juga naik setelah Trump mendesak Iran membuat kesepakatan nuklir dan memperingatkan serangan berikutnya akan jauh lebih berat, sementara Teheran merespons dengan ancaman balasan. Dari sisi moneter, The Fed menahan suku bunga pada Rabu seperti perkiraan, tetapi Powell menegaskan inflasi Desember masih jauh di atas target 2%—membuat ketidakpastian tetap tinggi.
Di Asia, tingginya harga emas memicu lonjakan aktivitas di pedagang logam mulia di Shanghai dan Hong Kong, dengan sebagian investor masih bertaruh harga bisa lanjut naik.
Perak ikut “meledak”. Spot silver sempat menyentuh rekor $120,45/ons sebelum kembali ke sekitar $118,25/ons (+1,4%). Perak diuntungkan oleh investor yang mencari alternatif lebih murah dari emas, ditambah isu pasokan dan dorongan momentum buying. Namun analis mengingatkan, ketika euforia mereda, perak bisa mengalami koreksi tajam—meski fondasi fundamental perak dinilai masih cukup kuat.
Sementara itu, platinum naik 2,8% ke $2.770,49/ons dan palladium naik 1,6% ke $2.107,37/ons, menambah panas reli logam mulia secara keseluruhan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id