• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

24 March 2025 11:39  |

BOJ Akan Menaikkan Suku Bunga Jika Target Harga Tercapai

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Senin (24/3) bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika target inflasi dasarnya kemungkinan tercapai, meskipun ada potensi kerugian pada kepemilikan obligasi pemerintahnya.

"Kami telah mengatakan bahwa kami akan terus menyesuaikan tingkat pelonggaran moneter jika inflasi dasar kemungkinan mendekati 2%," kata Ueda di parlemen ketika ditanya tentang dampak kerugian pada kepemilikan besar BOJ atas obligasi pemerintah Jepang.

"Tujuan kebijakan kami adalah untuk mencapai stabilitas harga, dan pengejaran kebijakan kami tidak akan terganggu oleh pertimbangan keuangan BOJ," tambahnya.

BOJ pada bulan Desember merilis estimasi tentang bagaimana kenaikan suku bunga di masa mendatang dapat memengaruhi pendapatannya, yang menunjukkan bahwa BOJ memperkirakan akan mengalami kerugian hingga sekitar 2 triliun yen ($13,3 miliar) jika biaya pinjaman jangka pendek naik hingga 2%. Dalam enam bulan hingga September tahun lalu, obligasi yang dimiliki bank sentral mengalami kerugian valuasi sebesar 13,66 triliun yen, sementara dana yang diperdagangkan di bursa memperoleh laba bersih sebesar 33,07 triliun yen.

Ketika ditanya tentang dampak anjloknya pasar saham terhadap kepemilikan ETF BOJ, Ueda mengatakan penurunan 1.000 poin pada indeks acuan saham Nikkei Jepang yang berjumlah 225 akan menyebabkan kerugian valuasi sekitar 1,8 triliun yen.

Minggu lalu, BOJ mempertahankan suku bunga tetap dan memperingatkan tentang meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, yang menunjukkan bahwa waktu kenaikan suku bunga lebih lanjut akan sangat bergantung pada dampak dari potensi tarif AS yang lebih tinggi.

Namun, Ueda juga mengatakan pada saat itu bahwa kenaikan biaya pangan dan pertumbuhan upah yang lebih kuat dari yang diharapkan dapat mendorong inflasi yang mendasarinya, yang menyoroti perhatian bank sentral terhadap meningkatnya tekanan harga domestik. (Arl)

Sumber : Reuters

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

RBA Diperkirakan Akan Memangkas Suku Bunga Tunai Sebesar 25 ...

Bank Sentral Australia (RBA) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter pertamanya untuk tahun 2025 pada hari Selasa (18/2)...

18 February 2025 07:36
BIAS23.com NM23 Ai