• Thu, Jun 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 June 2026 19:12  |

Trump Klaim Hormuz Bebas Biaya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Iran telah memberi tahu Washington bahwa mereka tidak akan mengenakan biaya kepada kapal yang melewati Selat Hormuz. Pernyataan ini menjadi penting karena jalur tersebut merupakan salah satu rute energi paling vital di dunia dan sempat menjadi sumber kekhawatiran besar bagi pasar minyak global.

Trump menyebut tidak akan ada biaya tol, biaya asuransi, maupun biaya lain bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Pernyataan itu berusaha meredam kekhawatiran pelaku pasar setelah sebelumnya muncul pembahasan mengenai pengelolaan jalur pelayaran Hormuz oleh Iran dan Oman. Bagi industri pelayaran dan energi, kepastian bebas biaya menjadi kunci agar arus kapal tanker bisa kembali normal.

Selain soal Hormuz, Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memberikan uang langsung kepada Iran. Menurutnya, sebagian dana Iran yang dibekukan dan berada dalam kendali AS akan dilepaskan untuk pembelian kebutuhan pangan, seperti jagung, gandum, kedelai, dan produk lainnya. Trump menyebut makanan tersebut sangat dibutuhkan Iran dan akan dibeli secara eksklusif dari Amerika Serikat.

Pernyataan ini menunjukkan Washington ingin menjaga kontrol atas penggunaan dana Iran yang dibekukan. Dengan mengarahkan dana tersebut untuk pembelian pangan dan kebutuhan dasar, Trump berusaha menepis kekhawatiran bahwa uang tersebut dapat digunakan Iran untuk memperkuat militer atau mendukung kelompok sekutunya di kawasan Timur Tengah. Isu ini menjadi salah satu poin sensitif dalam negosiasi damai AS-Iran.

Dari sisi pasar, kabar bahwa Hormuz tetap bebas biaya dapat menekan harga minyak karena risiko gangguan pelayaran berkurang. Jika kapal tanker semakin percaya diri melintasi jalur tersebut, pasokan minyak dan gas dari Teluk Persia bisa pulih lebih cepat. Namun, pasar masih akan mencermati apakah pernyataan Iran dan AS benar-benar sejalan dalam praktiknya, terutama karena beberapa isu dalam kesepakatan damai sementara sebelumnya masih saling dibantah.

Ke depan, Selat Hormuz tetap menjadi titik krusial bagi stabilitas energi global. Jika jalur ini benar-benar aman, terbuka, dan bebas biaya, tekanan inflasi energi bisa mereda dan harga minyak berpotensi tetap tertekan. Namun, jika muncul perbedaan tafsir baru soal pengelolaan Hormuz atau penggunaan dana Iran, risiko geopolitik dapat kembali meningkat dan membuat pasar energi bergerak volatil.(gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai