• Wed, May 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 May 2026 07:19  |

Trump Tahan Operasi Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan menghentikan sementara operasi kapal Project Freedom, yaitu upaya AS untuk membantu kapal yang tertahan keluar dari Selat Hormuz. Keputusan ini diambil untuk memberi ruang bagi penyelesaian kesepakatan dengan Iran guna mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Dalam unggahan media sosial pada hari Selasa, Trump mengatakan bahwa Project Freedom akan dihentikan dalam waktu singkat untuk melihat apakah kesepakatan akhir dengan Iran dapat segera diselesaikan dan ditandatangani. Ia menyebut telah ada kemajuan besar menuju final perjanjian dengan perwakilan Iran.

Trump juga menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil atas permintaan Pakistan, yang juga membantu proses mediasi antara Washington dan Teheran, serta beberapa negara lain. Namun, ia menegaskan bahwa blokade AS terhadap kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran tetap berlaku penuh.

Sebelumnya, Project Freedom disebut sebagai langkah kemanusiaan untuk membantu lancarnya pasokan energi dan barang melalui Selat Hormuz. Namun, operasi tersebut justru menimbulkan kebingungan dan belum mampu menjawab kekhawatiran pelaku pelayaran soal keamanan di jalur strategi tersebut.

Ketegangan semakin meningkat setelah operasi itu memicu kekerasan baru pada hari Senin. Militer AS melaporkan serangan drone, rudal, dan menghadapi kapal kecil bersenjata Iran saat membantu dua berbendera AS melintasi selat. Uni Emirat Arab juga menyatakan berhasil mencegat rudal jelajah Iran, sehingga situasi gencatan senjata menjadi semakin rapuh.

Dampaknya ke pasar, minyak berpotensi tetap sensitif karena Selat Hormuz masih menjadi titik utama risiko pasokan energi global. Emas dapat bertahan sebagai aset safe haven selama wilayah AS-Iran belum benar-benar selesai. Sementara itu, dolar AS bisa bergerak campuran: menguat jika risiko geopolitik kembali panas, tetapi bisa tertekan jika pasar melihat peluang damai semakin besar dan minat terhadap aset risiko kembali meningkat.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai