Rubio Temui Denmark–Greenland, Sinyal AS Makin Serius?
Menlu AS Marco Rubio mengatakan ia akan bertemu pejabat Denmark dan Greenland pekan depan, di tengah memanasnya isu masa depan Greenland yang kembali disorot Washington.
Langkah ini muncul setelah Presiden Donald Trump kembali menegaskan niatnya untuk mengambil alih Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark—membuat sekutu-sekutu Barat ikut menyoroti potensi dampaknya ke hubungan aliansi.
Saat ditanya apakah AS siap mengambil langkah yang bisa membahayakan soliditas aliansi NATO jika skenario “pengambilalihan paksa” terjadi, Rubio menegaskan pendekatannya sebagai diplomat: mencari penyelesaian lewat jalur lain, dan ia menyinggung bahwa pola diplomasi itu juga termasuk dalam konteks isu lain seperti Venezuela.
Pernyataan Rubio memberi sinyal bahwa pembicaraan pekan depan bisa menjadi momen penting: bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga arena untuk mengukur seberapa jauh AS akan mendorong agenda Greenland—serta bagaimana respons Denmark dan otoritas Greenland terhadap tekanan tersebut.
Dari sisi pasar, ketegangan geopolitik ini ikut menjaga minat pada aset safe haven. Harga emas (XAU/USD) terpantau naik sekitar 0,16% dan diperdagangkan di area $4.460 pada saat kabar ini beredar.
Inti Poin (5 Hal):
- Rubio akan bertemu pejabat Denmark & Greenland pekan depan.
- Pertemuan terjadi setelah Trump kembali menegaskan ambisi menguasai Greenland.
- Rubio menekankan jalur diplomasi dan “lebih memilih penyelesaian dengan cara lain”.
- Isu Greenland berpotensi memicu kekhawatiran soal relasi aliansi NATO.
- Pasar merespons dengan kecenderungan risk-off; emas naik tipis di area $4.460.(asd)
Sumber: Newsmaker.