Trump–Zelenskiy Hangat, Damai Belum Dekat
Presiden AS Donald Trump memuji Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy usai pertemuan di Mar-a-Lago pada Minggu, dan menyebut ada “banyak progres” terkait peluang kesepakatan damai. Namun Trump menegaskan belum ada terobosan, prosesnya bisa memakan beberapa minggu, dan tidak ada timeline pasti.
Keduanya bertemu untuk makan siang, lalu melakukan panggilan telepon bersama sejumlah pemimpin Eropa untuk memberi pembaruan. Meski suasana konferensi pers mereka hangat, Trump belum lebih dekat pada targetnya mengakhiri perang yang dimulai sejak invasi Rusia pada 2022.
Zelenskiy mengatakan “90%” kerangka perdamaian sudah disepakati. Ia menambahkan, jaminan keamanan AS–Ukraina 100% disepakati, lalu jaminan keamanan AS–Eropa–Ukraina hampir disepakati. Menurutnya, dimensi militer 100% disepakati, dan “prosperity plan” masih tahap finalisasi.
Titik paling alot masih soal masa depan wilayah Donbas di Ukraina timur yang sebagian diduduki pasukan Rusia. Trump mengakui isu itu belum beres, tetapi mengklaim pihaknya “semakin dekat.” Trump juga membuka kemungkinan berbicara di parlemen Ukraina bila diperlukan, serta membayangkan pertemuan tiga pihak dengan Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin “pada waktu yang tepat.”
Trump mengatakan ia sebelumnya melakukan panggilan telepon yang “baik dan sangat produktif” dengan Putin dan berencana berbicara lagi setelah bertemu Zelenskiy. Ia juga menargetkan pertemuan dengan Zelenskiy dan para pemimpin Eropa pada Januari, dan Zelenskiy kemudian menulis di X bahwa pertemuan itu akan berlangsung di Washington. Di saat diplomasi berjalan, perang tetap memanas: pada Sabtu, Moskow melancarkan serangan besar dengan lebih dari 500 drone dan 40 misil yang menargetkan Kyiv dan fasilitas energi utama, menewaskan 1 orang dan membuat sekitar sepertiga dari lebih dari 3 juta penduduk Kyiv kehilangan pemanas.(asd)
Sumber : Newsmaker.id