• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

20 December 2025 11:30  |

Sembilan Raksasa Farmasi Sepakat dengan Trump Tekan Harga Obat

Beberapa produsen obat terbesar yang berbasis di AS dan Eropa menandatangani kesepakatan dengan Presiden Donald Trump pada hari Jumat untuk secara sukarela menjual obat-obatan mereka dengan harga lebih murah, seiring dengan upaya pemerintahannya untuk menghubungkan harga obat-obatan di negara tersebut dengan harga obat-obatan yang lebih murah di luar negeri.

Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk Merck, Bristol Myers Squibb, Amgen, Gilead, GSK, Sanofi, Roche’s Genentech, perusahaan swasta Boehringer Ingelheim dan Novartis. Sebagai imbalannya, perusahaan-perusahaan tersebut menyetujui masa tenggang selama tiga tahun di mana produk mereka tidak akan dikenakan tarif khusus obat-obatan yang direncanakan Trump – selama produsen obat tersebut berinvestasi lebih lanjut di bidang manufaktur AS.

Di antara janji yang paling menonjol pada hari Jumat adalah bahwa Bristol Myers Squibb akan menawarkan Eliquis, produk pengencer darah blockbuster dan produk dengan resep terbanyak, secara gratis kepada Medicaid.

Perusahaan-perusahaan tersebut merupakan mayoritas dari 17 produsen obat yang dikirimi surat oleh Trump pada bulan Juli, menyerukan mereka untuk menurunkan harga sebagai bagian dari kebijakan “negara yang paling disukai” Trump. Trump menandatangani perintah eksekutif pada bulan Mei untuk menghidupkan kembali kebijakan tersebut, menyerukan kenaikan harga di luar AS dan untuk “mengakhiri freeloading global.”

“Sampai hari ini, 14 dari 17 perusahaan farmasi terbesar… kini telah setuju untuk menurunkan harga obat secara drastis untuk… rakyat Amerika dan pasien Amerika,” kata Trump di sebuah acara pada hari Jumat. “Ini merupakan kemenangan terbesar bagi keterjangkauan pasien dalam sejarah layanan kesehatan Amerika, dan setiap orang Amerika akan mendapatkan manfaatnya.”

Johnson & Johnson, AbbVie dan Regeneron adalah perusahaan-perusahaan terbesar yang belum menandatangani kesepakatan harga obat. Namun Trump mencatat bahwa Johnson & Johnson “akan berada di sini minggu depan.”(mrv)

 

Sumber : CNBC.com

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai