ANZ: Emas Bisa Tembus $4.800!
Bank ANZ memperkirakan tahun 2026 akan menjadi “dua babak” untuk emas. Dalam penelitian terbarunya, mereka mengira harga emas masih akan naik pesat di paruh pertama tahun, dengan potensi mencapai puncak mendekati $4.800 per ons sebelum mulai melemah secara bertahap di paruh kedua.
Menurut analis ANZ Soni Kumari dan Daniel Hynes, kenaikan terbesar akan terjadi pada semester pertama. Mereka menilai arus investasi ke emas dan pembelian bank sentral yang tetap kuat akan terus menjadi permintaan utama dan mendorong harga ke rekor baru.
Namun, setelah itu ANZ memperkirakan harga akan turun perlahan pada semester kedua 2026. Penyebabnya: siklus pelonggaran The Fed diperkirakan mendekati akhir, efek kebijakan tarif AS semakin jelas, dan prospek ekonomi global mulai stabil. Dalam kondisi seperti itu, kebutuhan pasar untuk “bersembunyi” di emas biasanya berkurang.
Untuk perak, ANZ masih melihat sentimen positif berlanjut. Logam putih ini diperkirakan tetap ditopang oleh defisit pasar, dilemahkan oleh kebijakan impor AS, permintaan industri yang tangguh, serta arus investasi yang kuat. Kombinasi faktor ini membuat perak dinilai tetap menarik, bukan hanya sebagai aset pertahanan, tetapi juga sebagai industri logam.
ANZ juga memperkirakan AS kemungkinan tidak akan menerapkan tarif pada perak karena negara tersebut merupakan importir bersih. Jika kepastian ini muncul, perak berpotensi lebih banyak keluar mengalir dari AS dan hal itu bisa mengurangi tingkat keketatan pasokan global, meskipun secara keseluruhan pasar perak tetap dinilai ketat dan sensitif terhadap aliran investasi.(asd)
Sumber: Newsmaker.id