Silver Anjlok di Chart Tapi Kuat di Fundamental
Harga perak (silver) menghadapi tekanan jual pada perdagangan hari ini, meskipun fundamental jangka panjang tetap mendukung prospek bullish. Di pasar berjangka, mayoritas indikator teknikal menunjukkan sinyal Strong Sell, dengan pergerakan harga sudah menembus garis tren bullish minor dan bertahan di bawah rata-rata pergerakan (EMA50). Kondisi ini mengindikasikan potensi koreksi lebih lanjut dalam jangka pendek.
Namun, dari sisi fundamental, prospek perak masih positif. Permintaan dari sektor industri—khususnya energi terbarukan, elektronik, dan otomotif—terus meningkat, sementara pasokan tambang global diperkirakan tetap ketat.
HSBC bahkan menaikkan proyeksi harga rata-rata perak tahun 2025 menjadi $35,14 per ounce, naik dari perkiraan sebelumnya $30,28. Defisit produksi global yang diprediksi mencapai 206 juta ounce tahun ini juga memperkuat sentimen bullish jangka menengah hingga panjang.
Dengan kondisi ini, perak menghadapi dilema: tekanan teknikal menandakan risiko koreksi jangka pendek, tetapi fundamental tetap menunjukkan peluang kenaikan harga di masa mendatang.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id