Koreksi Dahulu, Terbang Kemudian
Koreksi yang terjadi pada emas bukanlah hal yang mengejutkan dan sebenarnya sudah terprediksi, emas yang sebelumnya telah membuat level tertinggi baru di $2956 harus turun jauh ke area $2888 terkait aksi profit dan beberapa pernyataan yang mendukung penguatan dolar.
Bila di lihat dari sisi teknikal memang sudah waktunya emas mengalami koreksi, harga yang cukup tinggi dalam waktu yang cukup lama telah membentuk area overbought yang sudah harus dicermati yang pada akhirnya akan menuju kepada aksi taking profit. Salah satu faktor yang juga harus dicermati dari koreksi emas adalah sifatnya yang bila dilihat dari historinya selalu mengalami koreksi setelah membuat rekor baru.
David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures mengatakan “Tren bullish masih berlangsung... Kami tidak terkejut dengan periode konsolidasi menjelang beberapa data penting,” Fokus investor juga tertuju pada laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS, pengukur inflasi pilihan Federal Reserve, yang akan dirilis pada hari Jumat. Data inlasi terakhir untuk bulan ini akan menjadi data yang ditunggu tunggu para investor sebagai acuan inflasi dan suku bunga dari Amerika.
Akan tetapi kenapa masih banyak analis yang percaya bahwa ema akan tetap menembus $3000 untuk tahun ini ? alasannya adalah tidak lain dari faktor fundamental besar yang datang dari setiap Keputusan Donald Trump dalam menetapkan tarif yang memicu terjadinya ketidakpastian dalam perdagangan global, dan koreksi yang terjadi sekarang diprediksi hanya akan berlangsung untuk jangka waktu yang pendek dan kemungkinan hanyalah pijakan yang diambil sebelum membuat kenaikan yang lebih besar.
Sumber : (mrv@Newsmaker)