• Mon, Jun 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 June 2026 07:39  |

AS-Iran Mulai Dialog, Hormuz Jadi Penentu Arah Selanjutnya!

Amerika Serikat dan Iran memulai pembicaraan di Swiss untuk mencari kesepakatan damai permanen, termasuk penyelesaian isu program nuklir Teheran dan pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh. Pertemuan tingkat tinggi di Bürgenstock melibatkan perwakilan AS, Iran, Qatar, dan Pakistan, dengan Wakil Presiden AS JD Vance serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi termasuk di antara peserta utama.

Pembicaraan dimulai dalam situasi sensitif setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menyerang Iran jika Hizbullah terus menyerang Israel. Media Iran sempat melaporkan Teheran menghentikan pembicaraan akibat ancaman tersebut, tetapi sumber yang mengetahui proses negosiasi menyebut diskusi tetap berlangsung hingga awal Senin. Vance mengatakan pertemuan ini menjadi awal dari negosiasi teknis yang tidak akan langsung menyelesaikan seluruh perbedaan.

Isu utama dalam pembicaraan mencakup mekanisme untuk memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, cara menegakkan gencatan senjata Israel-Hizbullah di Lebanon selatan, serta pembahasan mengenai sanksi AS dan aset Iran yang dibekukan di luar negeri. Berdasarkan memorandum yang diteken pekan lalu, AS dan Iran memiliki waktu 60 hari untuk bernegosiasi, dengan kemungkinan perpanjangan jika diperlukan.

Selat Hormuz tetap menjadi titik paling penting bagi pasar energi. Iran sempat menyatakan jalur tersebut akan kembali ditutup, tetapi jutaan barel minyak tetap mengalir sepanjang akhir pekan. Data lalu lintas kapal menunjukkan sejumlah supertanker bermuatan minyak Irak dan Kuwait tetap berhasil keluar menuju Teluk Oman, sementara Komando Pusat AS menyebut aktivitas kapal komersial meningkat pada Sabtu dengan lebih dari 17 juta barel minyak melintasi selat.

Bagi pasar, dampaknya akan sangat bergantung pada kelanjutan negosiasi AS-Iran dan kondisi Selat Hormuz. Jika pembicaraan membaik, Hormuz tetap terbuka, dan konflik Lebanon mereda, harga minyak berpotensi turun kembali ke area $75–$78 per barel karena premi risiko pasokan berkurang; emas juga bisa tertahan atau melemah ke area $4.100–$4.130 per ons karena permintaan safe haven menurun, sementara dolar AS dapat tetap didukung jika pasar kembali fokus pada sikap hawkish The Fed. Sebaliknya, jika negosiasi gagal, Iran memperketat Hormuz, atau konflik Israel-Hizbullah kembali meningkat, minyak berpeluang naik lagi ke area $82–$85 per barel karena risiko gangguan pasokan kembali dihargai pasar; emas dapat menguat ke area $4.200–$4.250 per ons sebagai aset lindung nilai, meski kenaikannya tetap dibatasi dolar kuat dan ekspektasi suku bunga tinggi. Untuk dolar, skenario eskalasi biasanya mendukung greenback sebagai safe haven, terutama terhadap yen dan mata uang berisiko, sementara skenario damai dapat memicu aksi ambil untung jika premi risiko geopolitik turun.

Lebanon menjadi variabel penting lain dalam proses damai ini. Iran menilai penghentian konflik di Lebanon sebagai bagian integral dari kesepakatan lebih luas, sementara Israel menegaskan tidak akan menarik pasukan sebelum merasa ancaman Hizbullah mereda. Kondisi ini membuat keberhasilan negosiasi AS-Iran tidak hanya bergantung pada Washington dan Teheran, tetapi juga pada dinamika Israel, Hizbullah, serta dukungan mediator regional.

Inti utama dari perkembangan ini adalah negosiasi AS-Iran telah dimulai di Swiss, ancaman Trump membuat proses diplomasi lebih rapuh, Hormuz tetap menjadi kunci stabilitas pasokan energi, konflik Israel-Hizbullah dapat menentukan keberlanjutan kesepakatan, dan pasar minyak masih sensitif terhadap setiap sinyal gangguan. Fokus berikutnya tertuju pada hasil pembicaraan teknis, kepatuhan terhadap gencatan senjata Lebanon, arus kapal di Hormuz, serta apakah AS dan Iran mampu mengubah kesepakatan sementara menjadi perjanjian permanen.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Jenewa Hari Ini: AS–Iran: Satu Berita Utama Dapat Menggunc...

Putaran kedua pembicaraan nuklir AS–Iran diadakan hari ini di Jenewa, Swiss, dengan saluran komunikasi dimediasi oleh Oman....

17 February 2026 10:34
ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

$5.000 Ditembus! Investor Kabur dari Dolar & Obligasi

Harga emas menembus $5.000 per ons dan mencetak rekor baru di awal pekan, saat investor berbondong-bondong mencari aset aman ...

26 January 2026 11:35
ANALYSIS & OPINION

Prospek 2026: 4 Aset, 1 Pertanyaan Besar—Risk On atau Risk...

Arah pasar keuangan global pada 2026 diperkirakan ditentukan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi yang melambat, tren penurunan...

28 December 2025 12:20
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai