Ini yang Bisa Membuat Emas Balik Arah!
Harga emas saat ini berada di level $4485, sedikit turun setelah mencatatkan level tertinggi sepanjang masa (ATH). Penurunan harga emas setelah mencetak ATH sering terjadi karena profit taking atau pengambilan keuntungan oleh investor yang sebelumnya membeli di harga lebih rendah. Namun, meskipun harga emas turun sedikit, banyak faktor yang bisa mempengaruhi arah pergerakannya ke depan.
Salah satu faktor utama yang bisa memengaruhi harga emas dan perak adalah data ekonomi yang akan dirilis malam ini, seperti ADP Weekly Employment Change dan Prelim GDP. Jika data ini menunjukkan ekonomi AS melambat atau pasar tenaga kerja lebih lemah dari yang diharapkan, maka ketidakpastian ekonomi bisa membuat investor kembali mencari aset aman seperti emas dan perak, yang mendorong harga naik lagi.
Di sisi lain, jika data ekonomi menunjukkan ekonomi AS terus tumbuh dan kuat, hal ini bisa memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan terus mempertahankan suku bunga tinggi untuk menanggulangi inflasi. Suku bunga yang tinggi biasanya membuat emas dan perak sedikit kurang menarik karena biaya peluangnya lebih tinggi dibandingkan dengan aset berisiko lainnya.
Selain itu, Core Durable Goods Orders dan Durable Goods Orders juga akan menjadi indikator penting. Jika pesanan barang tahan lama lebih rendah dari yang diperkirakan, ini bisa menunjukkan lemahnya sektor industri dan konsumsi domestik, yang pada gilirannya bisa meningkatkan ketidakpastian ekonomi. Dalam situasi ini, emas dan perak bisa kembali dilirik sebagai tempat yang aman untuk berinvestasi.
Namun, jika data menunjukkan angka yang lebih tinggi dari ekspektasi, ini bisa menunjukkan bahwa sektor industri dan ekonomi AS masih kuat, sehingga mendorong investor untuk beralih ke aset berisiko, yang bisa menekan harga emas dan perak lebih jauh.
Jadi, apakah harga emas dan perak akan berbalik arah? Itu sangat bergantung pada bagaimana data-data ekonomi tersebut keluar malam ini. Jika data menunjukkan ekonomi yang lebih lemah atau inflasi yang tinggi, emas dan perak bisa mendapatkan dukungan dan kembali naik. Namun, jika data menunjukkan pertumbuhan yang solid dan kontrol inflasi yang baik, kita bisa melihat pergerakan harga emas dan perak yang lebih terkoreksi ke bawah.(asd)
Sumber: Newsmaker.id