Arus Safe Haven Mengalir, Emas Perpanjang Kenaikan
Harga emas menguat untuk hari kelima berturut-turut, seiring eskalasi konflik di Timur Tengah mengguncang pasar energi global dan mendorong investor kembali memburu save heaven.
Kenaikan ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump menegaskan ofensif militer terhadap Iran akan berlanjut “selama diperlukan”. Di sisi lain, Teheran dilaporkan menyerang infrastruktur minyak dan gas serta mengancam jalur pengapalan di kawasan, menambah kecemasan pasar terhadap pasokan energi dan stabilitas regional.
Lonjakan harga energi yang menyertai konflik turut memicu kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat. Dampaknya, obligasi pemerintah AS melemah dan pasar mulai menilai Federal Reserve berpotensi menahan suku bunga lebih lama.
Pelaku pasar kini cenderung memundurkan ekspektasi pemangkasan suku bunga, dengan perkiraan pemotongan baru lebih mungkin terjadi sekitar September.
Secara teori, suku bunga tinggi bisa menjadi hambatan bagi emas karena emas tidak memberikan imbal hasil. Namun dalam situasi ketidakpastian yang meningkat terutama ketika inflasi kembali menjadi perhatian emas justru sering dipandang sebagai penyimpan nilai yang lebih kuat, sehingga tetap mendapatkan aliran permintaan.
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $ 5.366
- Beli jika harga bergerak di Level $ 5.360
- Jual jika harga bergerak di Level $ 5.372
Resistance 2: $ 5.384
Resistance 1: $ 5.375
Support 1: $ 5.355
Support 2: $ 5.343
Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.(Cp)
Sumber: Newsmaker.id