• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 December 2025 16:20  |

Emas Dekat Rekor, Siap Balik Arah?

Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi di kisaran US$4.340 per ons pada perdagangan hari Senin (15/12), tidak jauh dari rekor yang sempat disentuh pada Oktober lalu. Penguatan ini merupakan kelanjutan dari reli tajam beberapa pekan terakhir, yang didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed), pelemahan dolar AS, serta kebutuhan pasar akan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Secara fundamental, sentimen utama emas masih bersumber dari tema suku bunga. The Fed sudah memangkas suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini dan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan hampir tidak mungkin terjadi. Pasar bahkan masih berspekulasi akan ada beberapa pemangkasan lagi pada 2026, meski proyeksi resmi The Fed hanya menunjukkan satu kali tambahan. Lingkungan suku bunga yang diperkirakan lebih rendah dan dolar yang cenderung melemah menjadi kombinasi ideal bagi emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Namun, di dalam The Fed sendiri suara mulai terbelah. Beberapa pejabat, termasuk dari Fed Chicago dan Fed Kansas City, menilai pemangkasan terakhir seharusnya ditunda karena inflasi masih terlalu tinggi dan sebagian data ekonomi sempat terganggu oleh penutupan pemerintah AS. Di sisi lain, klaim pengangguran mingguan AS menunjukkan pasar tenaga kerja mulai mendingin. Campuran sinyal dovish dan hawkish inilah yang membuat pelaku pasar emas semakin sensitif terhadap setiap rilis data dan komentar pejabat bank sentral.

Dari sisi global, data ekonomi China terbaru juga menambah nuansa hati-hati. Produksi industri dan penjualan ritel di negara tersebut tumbuh di bawah perkiraan, mengonfirmasi bahwa pemulihan ekonomi terbesar kedua di dunia itu masih goyah. Bagi pasar komoditas, China yang lemah berarti permintaan jangka panjang bisa tertekan, namun bagi emas kondisi ini justru memperkuat narasi perlambatan ekonomi global dan mendukung peran emas sebagai aset safe haven. Ketegangan geopolitik seputar Rusia–Ukraina dan hubungan AS–Venezuela turut menjaga permintaan lindung nilai ini.

Dalam jangka menengah, prospek emas masih ditopang faktor struktural seperti pembelian agresif dari bank-bank sentral serta arus masuk ke ETF berbasis emas. Sejumlah analis internasional bahkan memproyeksikan harga emas berpotensi menguji level yang lebih tinggi lagi dalam beberapa tahun ke depan jika tren pembelian bank sentral dan kebijakan suku bunga rendah berlanjut. Namun mereka juga mengingatkan, semakin tinggi harga sekarang, semakin besar risiko koreksi ketika ekspektasi pasar terhadap The Fed mulai disesuaikan kembali.

Secara teknikal, emas masih berada dalam tren naik kuat. Zona sekitar US$4.300 menjadi area kunci yang membedakan apakah pergerakan saat ini hanya “istirahat sejenak” atau awal koreksi yang lebih dalam. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan menuju kisaran US$4.350–US$4.380 masih terbuka. Sebaliknya, kegagalan menembus area resisten ini dan penurunan kembali di bawah US$4.300 bisa memicu aksi ambil untung yang mendorong emas turun ke area US$4.260–US$4.200.

Untuk pergerakan hari ini, fokus utama pasar tertuju pada rangkaian data ekonomi AS yang sempat tertunda, terutama data tenaga kerja dan inflasi, serta pernyataan lanjutan dari pejabat The Fed. Data yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi memperkuat narasi pemangkasan suku bunga dan mendorong emas menguji puncak barunya. Sebaliknya, jika data justru kuat dan nada The Fed kembali terdengar lebih keras, emas sangat mungkin berbalik arah dalam waktu singkat – menjadikan sesi hari ini berpotensi penuh gejolak bagi para pelaku pasar.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai