
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa bergerak melemah pada perdagangan Selasa (08/09), tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah serta meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan segera menaikkan suku bunga. Kondisi tersebut memicu kembali kekhawatiran terhadap risiko stagflasi, yakni ketika inflasi tetap tinggi sementara pertumbuhan ekonomi melemah.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,2%, dengan tekanan terjadi cukup luas di berbagai sektor. Saham-saham pertumbuhan yang sensitif terhadap suku bunga, sektor manufaktur industri, serta consumer discretionary menjadi pemberat utama pasar.
Di antara bursa utama, indeks DAX Jerman turun 0,2%, sementara FTSE 100 Inggris juga melemah 0,2%. Adapun CAC 40 Prancis turun lebih dalam sebesar 0,4%, mencerminkan kehati-hatian investor terhadap prospek pertumbuhan kawasan.
Kenaikan harga minyak kembali menjadi perhatian setelah ancaman terbaru dari Iran meningkatkan risiko gangguan pasokan energi. Harga energi yang lebih tinggi berpotensi memperpanjang tekanan inflasi di Eropa, sekaligus memperbesar tekanan terhadap margin perusahaan dan daya beli konsumen.
Di saat yang sama, pasar semakin memperkirakan ECB akan mengambil sikap lebih hawkish untuk meredam inflasi. Kombinasi antara minyak mahal dan suku bunga tinggi menjadi kekhawatiran utama karena dapat menekan aktivitas ekonomi sekaligus menjaga inflasi tetap tinggi.(asd)
Sumber: Newsmaker.id