
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Wall Street ditutup sedikit melemah pada perdagangan Rabu (26/8) setelah data inflasi Amerika Serikat datang lebih panas dari perkiraan. Investor juga memilih menahan posisi menjelang laporan keuangan Nvidia. Dow Jones turun 113,52 poin atau 0,21% ke 53.463,88, S&P 500 melemah tipis 0,02% ke 7.675,70, sementara Nasdaq Composite turun 0,08% ke 26.130,20.
Data pemerintah menunjukkan inflasi tahunan AS pada Juli naik menjadi 3,7%, sedikit di atas ekspektasi pasar. Di sisi lain, ekonomi AS tumbuh 1,5% pada kuartal kedua, menunjukkan aktivitas ekonomi masih bertahan meskipun tekanan harga tetap tinggi. Kombinasi inflasi yang persisten dan pertumbuhan yang belum terlalu lemah membuat arah kebijakan Federal Reserve semakin sulit diprediksi.
Pasar saat ini masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September sekitar 38,1%. Data terbaru memang belum cukup untuk mengubah ekspektasi secara drastis, tetapi serangkaian angka inflasi yang kembali panas dapat meningkatkan tekanan terhadap The Fed untuk kembali mengetatkan kebijakan.
Investor kini menunggu pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole pada Jumat untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai respons bank sentral terhadap inflasi. Kekhawatiran terhadap tingginya utang pemerintah, yield Treasury, dan arah kebijakan fiskal AS juga masih menjaga premi risiko di pasar saham.
Sementara itu, perhatian terbesar pasar teknologi tertuju pada Nvidia, yang turun sekitar 1,6% menjelang laporan kuartalannya. Hasil yang tidak memenuhi ekspektasi tinggi berpotensi memicu kembali keraguan terhadap keberlanjutan boom AI. Meta dan Apple masing-masing menguat sekitar 1,1%, sedangkan Moderna turun 5,8% dan Intuit merosot 3,2%.
Analisis Newsmaker: Wall Street saat ini berada dalam mode wait and see, dengan tekanan dari inflasi yang lebih panas berhadapan dengan fundamental korporasi yang masih relatif solid. Nvidia menjadi katalis terdekat untuk sektor teknologi, sedangkan Jackson Hole akan menentukan arah ekspektasi suku bunga. Jika Warsh terdengar hawkish dan Nvidia mengecewakan, tekanan pada Nasdaq dapat semakin besar. Sebaliknya, outlook AI yang kuat dapat membantu pasar mengabaikan sementara kekhawatiran inflasi. (arl)
Sumber: Newsmaker.id