
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa bergerak menguat pada perdagangan Jumat, dengan STOXX 600 naik sekitar 0,6%. Meski demikian, indeks pan-Eropa tersebut masih berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut, yang akan menjadi rentetan pelemahan terpanjang sejak April 2025.
Sepanjang pekan, STOXX 600 diperkirakan masih turun sekitar 0,4%, menunjukkan rebound Jumat belum sepenuhnya menghapus tekanan yang mendominasi pasar dalam beberapa hari terakhir. Kekhawatiran terhadap suku bunga tinggi, volatilitas harga energi, dan data ekonomi kawasan yang beragam masih membatasi selera risiko.
Sentimen investor juga tetap sensitif terhadap pergerakan yield obligasi global. Ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama membuat valuasi saham, terutama sektor pertumbuhan dan teknologi, menghadapi tekanan meskipun beberapa indeks utama mulai menunjukkan pemulihan.
Harga energi yang bergerak volatil turut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi inflasi dan margin perusahaan Eropa. Penurunan minyak sempat memberikan dukungan pada saham, namun ketidakpastian geopolitik membuat investor belum sepenuhnya berani mengambil posisi agresif.
Fokus utama pasar kini tertuju pada pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Investor menunggu petunjuk mengenai bagaimana The Fed melihat inflasi, pertumbuhan, dan arah suku bunga setelah serangkaian data ekonomi AS memberikan sinyal yang beragam.