
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar AS melanjutkan rebound pada perdagangan Jumat (28/8) setelah pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memperkuat kekhawatiran bahwa suku bunga AS masih berpotensi dinaikkan. Dollar Index (DXY) naik ke sekitar 99,5, semakin menjauh dari level terendah tiga bulan di sekitar 98,8 yang disentuh pada 21 Agustus.
Penguatan greenback berjalan seiring lonjakan yield Treasury tenor pendek setelah Warsh menyampaikan pandangan yang lebih tegas terhadap inflasi. Ia menilai inflasi dasar belum menunjukkan penurunan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, sementara kondisi pasar tenaga kerja masih terlihat mendekati full employment.
Warsh juga menegaskan bahwa The Fed masih menggunakan Personal Consumption Expenditures (PCE) sebagai indikator utama dalam memantau inflasi. Pernyataan tersebut dinilai lebih hawkish dibanding spekulasi sebelumnya bahwa The Fed dapat mempertimbangkan perubahan pendekatan terhadap indikator inflasi yang menjadi acuannya.
Pasar suku bunga langsung merespons dengan meningkatkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan September. Pergeseran tersebut memberikan dukungan tambahan bagi yield Treasury dan dolar karena investor mulai memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter AS tetap ketat lebih lama.
Dolar juga mendapat dukungan dari revisi tahunan data tenaga kerja AS yang lebih kecil dibanding periode-periode sebelumnya. Hasil tersebut mengurangi kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja mengalami pelemahan tajam. Namun, penguatan DXY sedikit dibatasi oleh meningkatnya tekanan inflasi di Zona Euro yang turut memperbesar ekspektasi kenaikan suku bunga ECB.
Analisis Newsmaker: pidato Warsh menjadi katalis bullish bagi dolar dan bearish bagi emas karena pasar kembali memperhitungkan kemungkinan rate hike. Selama DXY mampu bertahan di atas 99,00–99,20, peluang melanjutkan penguatan menuju area 100 semakin terbuka. Namun, pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada seberapa besar pasar meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga Fed setelah mencerna seluruh pesan Jackson Hole.(yds)
Sumber: Newsmaker.id