
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar AS bergerak stabil pada perdagangan Jumat (28/8) menjelang pidato utama Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di simposium Jackson Hole. Dollar Index (DXY) bertahan di sekitar 99,21, menunjukkan investor enggan mengambil posisi besar sebelum mendapatkan petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter AS.
Perhatian pasar meningkat setelah sejumlah pejabat The Fed yang berbicara pada hari pertama Jackson Hole menyampaikan nada yang relatif hawkish. Para pembuat kebijakan kembali menyoroti inflasi yang masih tinggi dan risiko tekanan harga bertahan lebih lama dari perkiraan.
Meski komentar tersebut cenderung mendukung dolar, greenback belum mampu mencatat penguatan berarti. Investor tampaknya memilih menunggu Warsh karena pandangan Ketua Fed akan memiliki bobot lebih besar dalam membentuk ekspektasi kebijakan menjelang pertemuan September.
Pasar keuangan saat ini masih memperhitungkan sekitar 65% peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada keputusan 16 September. Artinya, skenario hold masih menjadi pilihan utama, tetapi peluang pengetatan tambahan belum sepenuhnya hilang apabila Warsh menekankan risiko inflasi.
Pidato Warsh juga menjadi penting karena pasar masih mencari kejelasan mengenai bagaimana Fed akan menyeimbangkan inflasi yang persisten dengan tanda-tanda pelemahan di beberapa bagian ekonomi. Nada yang tegas terhadap stabilitas harga dapat mendorong pasar kembali meningkatkan taruhan rate hike.
Analisis Newsmaker: DXY masih berada dalam fase wait and see menjelang Warsh. Jika pidatonya lebih hawkish dari ekspektasi, dolar berpeluang menguat dan yield Treasury dapat kembali naik, berpotensi menekan emas. Sebaliknya, jika Warsh menghindari sinyal pengetatan atau lebih menekankan risiko pertumbuhan, DXY bisa kembali tertekan di bawah area 99.(yds)
Sumber: Newsmaker.id