
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Wall Street bergerak relatif datar pada perdagangan Jumat, saat investor mencermati laporan laba perusahaan dan menantikan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Indeks S&P 500 naik tipis 0,1%, sementara Nasdaq Composite turun 0,1%.
Dow Jones Industrial Average menguat 92 poin atau 0,2%. Pergerakan yang terbatas menunjukkan pasar masih berhati-hati sebelum mendapat sinyal baru mengenai arah kebijakan suku bunga AS.
Investor menunggu pidato Warsh dalam simposium tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming. Meski bukan pertemuan kebijakan resmi, pasar akan mencermati bahasa yang digunakan Warsh untuk membaca kemungkinan arah suku bunga The Fed ke depan.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang sekitar 64% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan bulan depan. Namun, investor masih ingin melihat apakah Warsh akan menekankan risiko inflasi atau memilih pendekatan yang lebih hati-hati.
Dari sisi saham individual, Gap melonjak 20% meskipun laporan kuartalannya menunjukkan hasil yang beragam. Kenaikan terjadi setelah perusahaan mengumumkan CEO baru untuk merek Old Navy, yang selama ini menjadi salah satu unit bisnis yang sedang menghadapi tekanan.
Sebaliknya, saham Marvell Technology turun sekitar 7% setelah panduan margin kotor non-GAAP untuk kuartal berjalan mengecewakan pasar. Meski begitu, tiga indeks utama Wall Street masih berada di jalur penguatan mingguan, dengan Dow dan S&P 500 berpotensi naik hampir 1%, sementara Nasdaq diperkirakan menguat lebih dari 1%.
Analisis Newsmaker: Wall Street saat ini berada dalam mode wait and see menjelang pidato Warsh. Jika Warsh memberi sinyal hawkish dan menegaskan peluang kenaikan suku bunga, saham teknologi dan sektor sensitif suku bunga berisiko kembali tertekan. Namun, jika pidatonya lebih netral atau hati-hati, pasar saham AS berpeluang mempertahankan penguatan mingguan. Untuk jangka pendek, arah S&P 500 kemungkinan masih ditentukan oleh kombinasi sinyal The Fed, yield Treasury, dan hasil laporan laba emiten besar.
Sumber: Newsmaker.id