
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Indeks saham utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (27/8) setelah laporan kinerja Nvidia kembali menghidupkan optimisme terhadap prospek kecerdasan buatan. S&P 500 naik 0,7%, Nasdaq melonjak 1,4%, sementara Dow Jones bertambah sekitar 105 poin.
Nvidia menjadi motor utama penguatan setelah sahamnya melonjak 8,7%. Permintaan kuat terhadap komputasi AI membuat perusahaan memproyeksikan pendapatan tahun fiskal berikutnya tumbuh sekitar 70%, meredakan kekhawatiran bahwa belanja besar untuk infrastruktur kecerdasan buatan mulai kehilangan momentum.
Optimisme tersebut menyebar ke saham lain yang terkait dengan infrastruktur AI. Broadcom naik 4,5% dan Intel menguat 4,4%, sementara saham hyperscaler seperti Microsoft bertambah 1,7% dan Oracle naik 2,1%. Pergerakan ini menunjukkan investor masih melihat siklus belanja AI sebagai salah satu motor utama pertumbuhan sektor teknologi.
Saham perangkat lunak juga mencatat reli besar. Salesforce melonjak 22,6%, CrowdStrike naik 20,5%, Palo Alto Networks menguat 12,8%, dan Palantir bertambah 4,7%, memperkuat dominasi sektor teknologi dalam penguatan pasar.
Namun, penguatan Wall Street belum sepenuhnya merata. Sejumlah sektor lain masih tertekan oleh kondisi makro yang kurang mendukung, terutama yield Treasury jangka panjang yang tetap tinggi, defisit fiskal AS yang melebar, meningkatnya penerbitan utang terkait investasi AI, ketegangan perdagangan, serta risiko inflasi energi.
Analisis Newsmaker: reli Wall Street saat ini sangat bergantung pada kekuatan sektor AI. Laporan Nvidia berhasil meredakan kekhawatiran mengenai perlambatan belanja teknologi, tetapi tekanan dari yield tinggi dan risiko inflasi masih membatasi kenaikan sektor yang lebih luas. Selama saham teknologi tetap kuat, Nasdaq berpotensi mempertahankan momentum, tetapi kenaikan yield dapat kembali menjadi ancaman utama bagi valuasi saham growth. (arl)
Sumber: Newsmaker.id