
Trending

audusd
Sumber: Newsmaker.id
AUD/USD melemah pada perdagangan Selasa (15/9) dan bergerak di sekitar 0,7120, menjauh dari level tertinggi empat bulan di dekat 0,7200 yang dicapai awal bulan ini. Tekanan datang dari dolar AS yang kembali menguat menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve.
Dollar Index bertahan tepat di bawah level 100,00 dan bergerak lebih kuat karena pelaku pasar mulai menyesuaikan posisi menjelang pertemuan FOMC pada Rabu. Penguatan dolar membuat mata uang berisiko, termasuk dolar Australia, kehilangan momentum.
The Fed telah mempertahankan kisaran suku bunga di 3,50%-3,75% sejak Desember 2025 dan tidak mengubah kebijakan dalam lima pertemuan terakhir. Namun, pasar kini memperkirakan kenaikan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%.
Ekspektasi tersebut menguat setelah Ketua The Fed Kevin Warsh sebelumnya menegaskan bahwa inflasi belum menunjukkan perbaikan yang cukup berarti. Data tenaga kerja AS Agustus yang tetap solid juga memperkuat pandangan bahwa bank sentral masih memiliki ruang untuk mengetatkan kebijakan.
Analisa Newsmaker: AUD/USD masih menghadapi tekanan selama dolar AS tetap kuat dan pasar mempertahankan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Jika Warsh memberikan sinyal hawkish setelah keputusan FOMC, pasangan ini berpotensi tetap tertekan. Sebaliknya, nada yang lebih dovish dari perkiraan dapat membuka ruang rebound bagi Aussie. (arl)
Sumber: Newsmaker.id