
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Wall Street bergerak menguat pada perdagangan Rabu (16/9) menjelang keputusan penting Federal Reserve terkait suku bunga. Keputusan tersebut menjadi perhatian utama investor karena berpotensi menandai dimulainya siklus kenaikan suku bunga baru dalam beberapa bulan mendatang.
Indeks S&P 500 naik sekitar 0,2%, sementara Nasdaq Composite menguat 0,5% didukung saham-saham teknologi. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average turun sekitar 101 poin atau 0,2%, menunjukkan pergerakan pasar masih cenderung berhati-hati menjelang pengumuman kebijakan The Fed.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang sekitar 92,9% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kali ini. Target suku bunga acuan AS saat ini berada di kisaran 3,50%–3,75%.
Namun, perhatian investor tidak hanya tertuju pada keputusan malam ini. Pasar juga mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan, dengan probabilitas sekitar 39,1% untuk kenaikan 25 basis poin pada Oktober dan sekitar 26,4% untuk kenaikan berikutnya pada Desember.
Ekspektasi tersebut memperlihatkan bahwa investor mulai mempertimbangkan kemungkinan kebijakan moneter ketat berlangsung lebih lama apabila tekanan inflasi belum cukup mereda. Karena itu, pernyataan The Fed setelah keputusan suku bunga akan menjadi faktor penting untuk melihat apakah bank sentral AS benar-benar membuka pintu menuju siklus kenaikan bunga baru.
Brent Wilsey, Chief Investment Officer Wilsey Asset Management, menilai keputusan untuk mempertahankan suku bunga tanpa perubahan justru dapat menimbulkan konsekuensi bagi pasar. Dengan probabilitas kenaikan yang sudah sangat tinggi, keputusan yang berbeda dari ekspektasi berpotensi memicu volatilitas tajam pada saham, dolar AS, obligasi Treasury, hingga emas.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id