
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Rabu (16/9) setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sesuai ekspektasi pasar. S&P 500 turun sekitar 0,4%, Dow Jones kehilangan 631 poin, sementara Nasdaq 100 berakhir hampir tidak berubah.
Tekanan pasar meningkat setelah proyeksi median anggota FOMC menunjukkan kemungkinan satu hingga dua kenaikan suku bunga tambahan pada tahun ini. Proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi juga direvisi naik, sementara tingkat pengangguran diperkirakan lebih rendah dalam beberapa tahun mendatang.
Ketua The Fed Kevin Warsh memperkuat sentimen hawkish dengan menegaskan bahwa perang melawan inflasi masih menjadi prioritas utama. Pasar menilai komentar tersebut membuka peluang bahwa siklus pengetatan belum selesai meski suku bunga baru saja dinaikkan.
Sektor perbankan menjadi salah satu yang paling tertekan. Bank of America turun 2,7%, Wells Fargo melemah 3%, dan Citigroup kehilangan 2,4%. Saham teknologi juga tertekan, dengan Microsoft turun 1,4% dan Alphabet melemah 0,6%.
Analisa Newsmaker: reaksi negatif Wall Street menunjukkan investor lebih fokus pada prospek kenaikan bunga lanjutan dibanding keputusan 25 basis poin itu sendiri. Jika The Fed mempertahankan nada hawkish dan yield Treasury tetap tinggi, tekanan pada sektor sensitif suku bunga berpotensi berlanjut.
Sumber: Newsmaker.id