• Tue, Jul 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 July 2026 08:31  |

Saham Teknologi Seret Bursa Jepang ke Zona Merah

Newsmaker.id - Pasar saham Jepang kembali melemah pada perdagangan Selasa, dengan indeks Nikkei 225 turun sekitar 0,8% ke kisaran 66.700. Pelemahan tersebut berlangsung untuk sesi kedua berturut-turut sekaligus membawa indeks acuan Jepang menyentuh level terendah dalam satu bulan.

Tekanan pasar meningkat setelah ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaktifkan kembali blokade terhadap kapal-kapal Iran yang melintasi Selat Hormuz, sehingga mendorong harga minyak naik tajam dan memperburuk sentimen terhadap aset berisiko.

Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran baru mengenai inflasi global. Kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan bank-bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi atau kembali menaikkannya untuk mengendalikan tekanan harga, terutama jika gangguan di Selat Hormuz menghambat pasokan energi dunia.

Bursa Jepang juga mengikuti pelemahan saham teknologi di Wall Street akibat kekhawatiran terhadap keberlanjutan reli kecerdasan buatan. Sejumlah saham teknologi dan AI mencatat penurunan, termasuk Kioxia Holdings sebesar 1,5%, Taiyo Yuden 2,3%, Murata Manufacturing 3,1%, SoftBank Group 2,2%, serta Fujikura yang merosot 6,7%.

Dampak terhadap Pasar :

Nikkei 225: Sentimen jangka pendek masih cenderung negatif. Tekanan dapat berlanjut apabila harga minyak terus naik dan aksi jual saham teknologi di Wall Street belum mereda.

Saham teknologi Jepang: Perusahaan semikonduktor, AI, dan produsen komponen elektronik berpotensi menghadapi aksi ambil untung lanjutan karena valuasi yang tinggi mulai dipertanyakan investor.

Sektor penerbangan dan transportasi: Berpotensi tertekan karena lonjakan harga minyak dapat meningkatkan biaya bahan bakar dan mempersempit margin keuntungan perusahaan.

Yen Jepang: Dampaknya dapat bercampur. Sentimen penghindaran risiko berpotensi mendukung yen sebagai aset aman, tetapi kenaikan biaya impor energi dapat memperburuk neraca perdagangan Jepang dan membatasi penguatannya.

Emas: Berpeluang mendapatkan dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik dan pelemahan pasar saham. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga global dapat membatasi kenaikan harga emas.(CP)

Related News

JAPAN

Saham Hong Kong Melemah Tertekan Teknologi

Bursa saham Hong Kong kembali melemah pada perdagangan Jumat, terbebani oleh tekanan pada saham-saham teknologi global. Indek...

26 June 2026 09:41
JAPAN

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
JAPAN

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
JAPAN

Saham Jepang Menguat Seiring Reli Saham Produsen Robot dan T...

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,33% dan ditutup pada level 51.028, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,92% menjadi 3.3...

4 December 2025 14:29
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai