Nikkei Melemah, Saham Chip Jepang Tertekan
Newsmaker.id - Bursa saham Jepang kembali bergerak melemah pada perdagangan Rabu. Indeks Nikkei 225 turun 0,3% ke bawah level 68.100, sementara indeks Topix melemah 0,8% ke sekitar 4.030. Koreksi ini memperpanjang tekanan dari sesi sebelumnya setelah pasar Jepang mengikuti pelemahan Wall Street yang semalam terseret aksi jual pada saham semikonduktor.
Tekanan utama datang dari sektor teknologi, terutama setelah sentimen saham chip global memburuk. Di Wall Street, Nasdaq turun tajam karena kekhawatiran terhadap keberlanjutan reli kecerdasan buatan atau AI, sementara indeks semikonduktor Philadelphia terkoreksi 4,65%. Investor juga mencermati kabar bahwa DeepSeek tengah mengembangkan chip AI sendiri, yang memicu kekhawatiran baru soal persaingan di industri semikonduktor global.
Di Jepang, sejumlah saham berkapitalisasi besar ikut menjadi pemberat indeks. Tokyo Electron turun 2,7%, Taiyo Yuden melemah 3%, Fujikura terkoreksi 1,4%, Ibiden Co turun 3,3%, dan Mitsubishi Heavy Industries melemah 3,4%. Pelemahan ini menunjukkan tekanan tidak hanya terjadi pada saham chip, tetapi juga merembet ke saham industri dan manufaktur yang sebelumnya ikut menikmati optimisme teknologi.
Sentimen pasar semakin rapuh setelah ketegangan di Timur Tengah meningkat. Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke Iran dan mencabut izin penjualan minyak Iran setelah serangan terhadap tiga tanker di Selat Hormuz. Kondisi tersebut membuat harga minyak melonjak, dolar AS menguat, dan pasar global masuk ke mode hati-hati karena investor kembali memperhitungkan risiko inflasi serta suku bunga tinggi lebih lama.(CP)