Hang Seng Melemah, Alibaba Jadi Penekan
Indeks Hang Seng kembali melemah pada perdagangan terbaru di Hong Kong pada Senin (22/06). Indeks utama tersebut turun 0,7 persen atau 156,29 poin ke level 23.768,52. Pelemahan ini menjadi penurunan hari keempat secara beruntun dan membawa Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 23 Juni 2025.
Tekanan terbesar datang dari saham Alibaba Group Holding Ltd. yang melemah 1,9 persen dan menjadi kontributor utama penurunan indeks. Sementara itu, Geely Automobile Holdings Ltd. mencatat pelemahan paling tajam setelah turun 6,1 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual masih membayangi sejumlah saham besar di pasar Hong Kong.
Secara keseluruhan, sebanyak 70 dari 93 saham dalam indeks Hang Seng ditutup melemah, sementara hanya 22 saham yang menguat. Tiga dari empat sektor juga bergerak turun, dengan tekanan terbesar datang dari saham perdagangan dan industri. Dalam sebulan terakhir, Hang Seng telah terkoreksi 5,6 persen, sedangkan dalam lima hari terakhir indeks turun 3,8 persen.
Meski masih mencatat kenaikan 1 persen dalam 52 pekan terakhir, performa Hang Seng tertinggal jauh dibandingkan MSCI AC Asia Pacific Index yang naik 45 persen pada periode yang sama. Saat ini, Hang Seng berada 15,3 persen di bawah level tertinggi 52 pekan yang dicapai pada 29 Januari 2026, tetapi masih 2,1 persen di atas level terendah pada 23 Juni 2025. Dengan kapitalisasi pasar anggota indeks mencapai HK$28,6 triliun, pelaku pasar masih mencermati apakah tekanan jual ini akan berlanjut atau mulai mereda dalam waktu dekat. (asd)
Sumber: Newsmaker.id