Hang Seng Naik Jelang The Fed, Saham AI dan Properti Angkat Sentimen
Indeks Hang Seng menguat 157 poin atau 0,6% dan ditutup di 26.025 pada Rabu(18/3), berbalik dari pelemahan pagi dan memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya. Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor seiring sentimen membaik mengikuti lonjakan futures saham AS menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve dan rilis proyeksi pertama untuk 2026.
Meski suku bunga acuan diperkirakan tetap, pasar memantau sinyal terkait arah kebijakan ke depan, termasuk spekulasi apakah Jerome Powell akan tetap berada di dewan setelah masa jabatannya sebagai ketua berakhir pada Mei. Di China, saham bergerak terbatas menjelang peninjauan suku bunga pinjaman PBoC pada Jumat, menjaga fokus pada dukungan kebijakan domestik.
Selera risiko juga terdorong oleh laporan bahwa Nvidia mendapat persetujuan untuk menjual chip AI canggih di daratan China. Di sisi lain, Cathay Pacific menyatakan memperpanjang penangguhan penerbangan ke Timur Tengah hingga 30 April, menegaskan dampak lanjutan ketidakpastian geopolitik terhadap sektor transportasi.
Pada saham, penguatan dipimpin Minimax Group (+19,4%) dan Knowledge Atlas (+18,6%), disusul CK Hutchison (+2,9%), Henderson Land Development (+2,5%), dan AIA Group (+1,6%). Geely Auto turun 3,2% setelah melaporkan laba tahunan yang stagnan meski penjualan dan margin lebih kuat, memicu aksi selektif pada saham otomotif.(alg)
Sumber: Newsmaker.id