Eropa Dibuka Lesu Disaat Minyak Naik Tipis
Saham Eropa dibuka sedikit lebih rendah pada Selasa (28/04), dengan investor menunggu sikap Washington terhadap proposal perdamaian dari Iran sekaligus mencermati rilis kinerja emiten besar kawasan. Indeks Stoxx 600 turun 0,1% tak lama setelah perdagangan dimulai, seiring harga minyak bergerak naik tipis di awal sesi.
Pergerakan indeks utama cenderung terbagi: FTSE 100 Inggris turun 0,1%, DAX Jerman melemah 0,2%, dan CAC 40 Prancis turun 0,3%, sementara FTSE MIB Italia naik 0,5%. Pasar juga menilai laporan keuangan dari Novartis, Airbus, BP, dan Barclays yang menjadi katalis sektor spesifik di tengah sentimen makro yang rapuh.
Di sisi korporasi, Barclays turun 2,7% setelah mengungkap kerugian terkait private credit sebesar £200 juta akibat eksposur ke pemberi pinjaman properti Market Financial Solutions. Bank tersebut membukukan laba sebelum pajak kuartal I sebesar £2,81 miliar (naik 3% yoy) dengan CET1 ratio 14,1%, serta mengumumkan buyback £500 juta setelah program £1 miliar berjalan selesai, dan menargetkan pengembalian modal lebih dari £15 miliar sepanjang 2026–2028.
Fokus utama tetap geopolitik dan implikasinya ke energi-inflasi. Gedung Putih mengonfirmasi Presiden AS Donald Trump dan tim keamanan nasional membahas proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz jika blokade AS dicabut dan perang berakhir, meski belum jelas apakah tawaran itu akan diterima karena Trump menegaskan blokade tidak akan dicabut sebelum kesepakatan “100% lengkap.” Ketidakpastian ini menjaga minyak tetap sensitif, sementara pasar global juga menanti rapat bank sentral pekan ini, termasuk The Fed (Rabu) serta ECB dan BOE (Kamis), di tengah perubahan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan akibat perang. (asd)
Sumber: Newsmaker.id