Wall Street 2 Hari di Zona Merah
Saham-saham AS melemah untuk sesi kedua berturut-turut pada Jumat (27/2), ketika pasar mulai meninjau ulang posisi spekulatif di emiten infrastruktur AI. S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing turun sekitar 1%, sedangkan Dow melemah 1,3%.
Tekanan terbesar datang dari saham-saham yang sensitif terhadap permintaan AI. Nvidia kembali turun sekitar 2,5% setelah anjlok tajam pada sesi sebelumnya, sementara Broadcom, Oracle, dan Microsoft ikut terkoreksi sekitar 2,5%. Pasar menilai kekhawatiran baru muncul: apakah belanja besar untuk komputasi AI benar-benar akan berkelanjutan setelah earnings call Nvidia memicu lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
Di sisi makro, sentimen defensif makin terasa karena investor beralih ke obligasi tenor panjang. Ini terjadi meski inflasi masih “lengket”: data PPI dinilai tidak cukup mendingin, dan core PPI justru melonjak tak terduga—membuat narasi “higher for longer” kembali menguat.
Namun, pergerakan tidak seragam. Dell melesat sekitar 10% setelah proyeksi kuat untuk server AI, sementara CoreWeave anjlok sekitar 12% usai laporan kinerja memicu kekhawatiran margin/struktur belanja modal. Di luar tema AI, Netflix melonjak sekitar 7% setelah dilaporkan menarik diri dari proses bidding terkait Warner Bros. Discovery, mengurangi beban spekulasi deal besar di tengah ketidakpastian pasar.(yds)
Sumber: Newsmaker.id