Yen Menguat ke 156 per Dolar di Tengah Dugaan Intervensi Tokyo
Yen Jepang diperdagangkan di sekitar 156 per dolar pada Kamis (07/05) setelah menguat sekitar 1% semalam, dengan pergerakan yang secara luas dikaitkan pasar pada dugaan intervensi dari otoritas Tokyo.
Kementerian Keuangan belum mengonfirmasi adanya aksi resmi di pasar valas. Namun, Menteri Keuangan Satsuki Katayama sebelumnya memperingatkan akan mengambil “langkah tegas” terhadap perdagangan spekulatif, membuat pasar menilai otoritas tetap siaga selama periode libur Golden Week.
Penguatan yen sempat lebih tajam pada 30 April, ketika mata uang tersebut melonjak hingga sekitar 3% menjelang libur, sebelum kembali melemah karena belum terlihat tindak lanjut kebijakan yang berkelanjutan.
Dari faktor eksternal, yen ikut mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS. Ekspektasi potensi kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang menurunkan permintaan safe haven terhadap greenback. Pada saat yang sama, penurunan tajam harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi, sehingga ekspektasi bahwa The Fed perlu mengambil sikap suku bunga yang lebih restriktif turut melunak.
Ke depan, pasar akan memantau sinyal lanjutan otoritas Jepang terkait stabilisasi nilai tukar, arah dolar AS seiring perkembangan geopolitik, serta dinamika harga minyak yang mempengaruhi ekspektasi inflasi dan kebijakan suku bunga global. (asd)
Sumber: Newsmaker.id