Yen Berbalik Naik, Jepang Siap “Turun Tangan”?
Yen Jepang menguat ke sekitar 157 per dolar pada Senin, bangkit dari level terendah dalam empat minggu yang tercapai pada sesi sebelumnya. Penguatan ini terjadi setelah otoritas Jepang memberi sinyal bahwa intervensi bisa dilakukan bila pergerakan nilai tukar dinilai berlebihan.
Diplomat mata uang Jepang, Atsushi Mimura, menegaskan pemerintah akan mengambil langkah yang “tepat” untuk menghadapi pergerakan kurs yang terlalu ekstrem. Ia menyoroti kekhawatiran terhadap tren pergerakan yang tajam dan bergerak “satu arah”.
Peringatan ini memperkuat pernyataan Menteri Keuangan Satsuki Katayama pada Jumat. Katayama mengatakan Jepang akan merespons pergerakan yen yang dipicu spekulasi, karena yen yang melemah dapat mendorong biaya impor naik dan menekan kondisi rumah tangga.
Fokus intervensi muncul setelah Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga ke 0,75%. Level ini menjadi biaya pinjaman tertinggi sejak 1995, dan merupakan kenaikan kedua BoJ sepanjang tahun ini, menandakan pergeseran bertahap dari kebijakan yang sangat longgar.
Meski suku bunga naik, yen masih berada dekat level terlemah terhadap euro dan franc Swiss. Ini menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga tersebut belum cukup kuat untuk memberi dukungan besar pada yen di pasar global.(asd)
Sumber: Newsmaker.id