Dolar Mulai Goyah, CHF Siap Jadi Safe Mode
Franc Swiss (CHF) menguat tipis pada Jumat (16/1), memanfaatkan jeda koreksi Dolar AS setelah reli pekan ini membawa greenback ke area tertinggi lebih dari sebulan. Pasangan USD/CHF bergerak di sekitar 0,8013–0,8015 pada sesi terbaru, dengan dolar terlihat sedikit melemah dari puncaknya.
Meski begitu, fondasi dolar masih cukup keras. Data AS yang rilis pekan ini menegaskan pasar tenaga kerja tetap “bandel”: initial jobless claims turun ke 198.000 (vs estimasi 215.000) dan continuing claims sekitar 1,884 juta—membuat narasi “Fed tahan suku bunga lebih lama” makin kuat.
Dari sisi indeks, DXY bertahan di area 99,2–99,3 pada Jumat, setelah sempat menanjak di hari sebelumnya—menandakan dolar masih on track mencatat kenaikan mingguan ketiga beruntun, walau laju mengendur di akhir pekan.
Pasar kini hampir sepenuhnya mematok skenario The Fed tetap menahan suku bunga di pertemuan 27–28 Januari, sambil menunggu sinyal lanjutan dari komentar pejabat bank sentral (termasuk agenda pidato hari ini). Nada yang tetap hati-hati soal inflasi berarti ruang pemangkasan masih ada, tapi waktunya cenderung mundur.
Di sisi Swiss, dukungan CHF juga datang dari ekspektasi SNB mempertahankan suku bunga kebijakan di 0% karena inflasi masih rendah dan relatif terkendali—membuat franc bergerak lebih “defensif” saat dolar mulai kehilangan tenaga jangka pendek. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id