Dolar Melemah Jelang Revisi Data Ketenagakerjaan AS
Dolar AS melemah tipis pada Selasa menjelang rilis revisi data ketenagakerjaan AS. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1% setelah sebelumnya terkoreksi 0,7% dalam dua sesi terakhir. Investor menunggu laporan Biro Statistik Tenaga Kerja yang diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS setahun terakhir lebih lemah dibanding angka resmi saat ini.
Pelemahan dolar mendorong penguatan sejumlah mata uang mayor. AUD/USD naik 0,3% ke 0,6609 didorong aksi beli teknikal, sementara EUR/USD menguat 0,1% ke 1,1774 di tengah ketidakpastian politik Prancis setelah Perdana Menteri Francois Bayrou kalah dalam voting kepercayaan. GBP/USD juga naik 0,2% ke 1,3573. Di sisi lain, USD/JPY turun 0,4% ke 146,92 setelah politisi Jepang Kono Taro menyerukan kenaikan suku bunga BOJ untuk mendukung yen.
Pasar kini fokus pada kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed yang lebih agresif. Analis menilai jika revisi payroll menunjukkan pelemahan signifikan, peluang pemangkasan hingga 50 basis poin bisa meningkat. Saat ini, swap overnight memperkirakan sekitar 14% kemungkinan pemotongan sebesar 50 bps pada pertemuan FOMC 16–17 September.
Selain itu, imbal hasil obligasi AS tenor 2 tahun hanya naik tipis 1 bps ke 3,50%, mencerminkan masih tingginya ketidakpastian arah kebijakan Fed. Revisi data ketenagakerjaan beserta inflasi PPI dan CPI pekan ini diperkirakan akan jadi faktor kunci penentu pergerakan dolar dalam jangka pendek.(ayu)
Source: Bloomberg