• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 August 2025 21:53  |

Dolar Menguat Pasca Harga Produsen AS Melonjak pada Juli

Dolar AS menghentikan penurunan dua hari pada Kamis (14/8) pasca data menunjukkan harga produsen AS naik lebih tinggi dari perkiraan pada Juli, didorong lonjakan biaya jasa dan barang. Ini mengisyaratkan inflasi yang lebih luas bisa meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Tingkat inflasi di tingkat grosir yang “panas” ini menyusul rilis Selasa lalu mengenai kenaikan harga konsumen Juli yang tidak seburuk yang ditakutkan, sehingga membuat para pelaku pasar makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Meski data hari ini tidak meredam peluang pemangkasan suku bunga pada September, data tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa tarif masih bisa memicu inflasi dalam beberapa bulan ke depan dan berpotensi mengubah laju pemangkasan suku bunga untuk sisa tahun ini.

Data itu juga melemahkan argumen agar The Fed kembali memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada September—sesuatu yang disarankan Menteri Keuangan Scott Bessent dalam wawancara pada Rabu.

“Saya pikir itu sejak awal memang tidak terlalu mungkin, dan laporan PPI ini tampaknya mematahkan kemungkinan tersebut,” kata Matt Weller, kepala riset pasar global di StoneX.

Yang lebih penting, data inflasi ini menimbulkan pertanyaan apakah The Fed bisa melakukan pemangkasan agresif untuk sisa tahun ini, ujarnya. “Ada yang mengatakan kita bisa melihat tiga kali pemangkasan beruntun masing-masing 25 bps… tapi jika inflasi berada di kisaran ini, kemungkinan maksimalnya adalah dua kali pemangkasan saja—bahkan itu pun masih bisa diperdebatkan,” kata Weller.

Meski pasar keuangan sudah memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan, inflasi jasa yang meningkat dan ekspektasi bahwa tarif masih dapat mendorong harga barang secara signifikan membuat sebagian ekonom meragukan dimulainya kembali pelonggaran kebijakan yang agresif, kecuali terjadi pelemahan lebih lanjut di pasar tenaga kerja.

Menurut data LSEG, trader masih melihat pemangkasan suku bunga pada 17 September sebagai hampir pasti.

Indeks dolar—yang mengukur USD terhadap sejumlah mata uang utama—naik 0,5% ke 98,17. Euro melemah 0,5% ke $1,16485, sementara pound sterling turun 0,3% ke $1,3538.

Kendati demikian, analis mengingatkan agar tidak berharap pada reli dolar yang berkelanjutan. “Pasar sangat mungkin tetap ‘all in’ pada ide pemangkasan September, setidaknya sampai kita mendengar (pidato) dari Powell di Jackson Hole pekan depan,” kata Michael Brown, analis pasar di broker online Pepperstone, London, merujuk pada Simposium Ekonomi Jackson Hole The Fed akhir bulan ini.

Yen sempat menguat terhadap dolar di sesi awal setelah Bessent menyarankan Bank of Japan perlu segera menaikkan suku bunga lagi, namun kemudian melemah hingga ditutup mendatar di sekitar 147,385 yen per dolar.

Dolar Australia tertekan oleh penguatan greenback, meski data ketenagakerjaan yang solid meredakan kekhawatiran perlambatan pasar tenaga kerja dan mengurangi kebutuhan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Aussie terakhir turun 0,8% ke $0,6493.

Sementara itu, bitcoin sempat menyentuh rekor tertinggi pertama sejak 14 Juli, naik hingga $124.480,82 sebelum memangkas kenaikan dan terakhir turun hampir 4% di sekitar $118.536.

Bitcoin sudah didukung oleh meningkatnya arus dana institusional tahun ini menyusul rangkaian perubahan regulasi yang diprakarsai Trump, yang menyebut dirinya “presiden kripto”.

Dalam langkah terbaru, sebuah perintah eksekutif pekan lalu membuka jalan bagi aset kripto diizinkan dalam rekening pensiun 401(k).

“Perbendaharaan perusahaan seperti MicroStrategy dan Block Inc. terus membeli bitcoin,” kata analis IG, Tony Sycamore.(yds)

Sumber: Reuters


 

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai