Dolar Tidak Banyak Bergerak, Pasar Tunggu Inflasi AS dan Kesepakatan Dagang
Nilai tukar dolar AS relatif stabil pada Senin (11/8), menjelang rilis data inflasi penting dan batas akhir kesepakatan tarif antara AS dan Tiongkok. Indeks dolar turun tipis ke 98,164, dengan pergerakan serupa terjadi terhadap yen (147,39), euro (US$1,1652), dan pound sterling (US$1,3462). Sentimen pasar saat ini dipengaruhi oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve yang semakin menguat setelah data pekerjaan dan manufaktur AS menunjukkan pelemahan.
Investor kini menanti data CPI inti AS yang dijadwalkan keluar Selasa besok. Analis di ING mencatat bahwa kenaikan bulanan sebesar 0,3% dalam CPI inti akan membuka peluang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga. Hal ini diperparah oleh sinyal swap penurunan suku bunga sebesar 90% untuk bulan September, dan opsi pemangkasan hingga 58 basis poin sebelum akhir tahun.
Sementara itu, perundingan dagang AS–Tiongkok juga mendapat sorotan jelang tenggat waktu 12 Agustus. Pasar memperkirakan perpanjangan gencatan tarif selama 90 hari, terutama terkait kebijakan chip. Dalam perkembangan menarik, chip maker seperti Nvidia dan AMD disebut sepakat mengalokasikan 15% pendapatan penjualan di Tiongkok kepada pemerintah AS agar memperoleh izin ekspor. Hal ini memberi harapan bahwa negosiasi bisa segera mereda.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id