• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

8 August 2025 07:56  |

Dolar AS Melemah, Investor Ritel Australia Serbu ETF dengan Lindung Nilai

Pelemahan dolar AS sepanjang tahun ini mendorong investor ritel Australia untuk melindungi investasinya di pasar AS. Salah satu strategi paling populer adalah dengan membeli ETF (reksa dana indeks) yang memiliki perlindungan nilai tukar. BlackRock mencatat rekor arus masuk dana sebesar $320 juta AUD ke dalam ETF S&P 500 yang dilindungi dalam dolar Australia, hampir dua kali lipat dari total tahun 2024.

Data BlackRock menunjukkan bahwa tiga dari lima ETF paling banyak dibeli di Australia tahun ini merupakan produk yang menggunakan strategi lindung nilai mata uang. Hal ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap pelemahan dolar AS akibat defisit anggaran AS yang membengkak, perang dagang Presiden Trump, serta kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed.

Menurut CEO GSFM Pty, Damien McIntyre, volatilitas pasar dan kebijakan fiskal AS seperti One Big Beautiful Bill Act memperburuk pandangan terhadap dolar AS. Sementara investor ritel Australia aktif melakukan lindung nilai, lembaga keuangan besar seperti dana pensiun justru cenderung membiarkan eksposur mata uang terbuka. Data regulator menunjukkan hanya 6% dari kepemilikan saham global mereka yang dilindungi nilai, dibandingkan 24% tanpa lindung nilai.

Kondisi ini menunjukkan perbedaan strategi antara investor ritel dan institusi besar di Australia. Namun secara umum, meningkatnya minat terhadap ETF berdenominasi dolar Australia menunjukkan bahwa semakin banyak investor bersiap menghadapi kemungkinan pelemahan dolar AS yang berkelanjutan.

Poin Penting:

Investor ritel Australia beli rekor $320 juta AUD ke ETF S&P 500 yang dilindungi nilai

Kekhawatiran pelemahan dolar AS mendorong minat lindung nilai

3 dari 5 ETF paling laris di Australia adalah versi lindung nilai mata uang

Dana pensiun Australia masih dominan tanpa lindung nilai

Faktor utama: defisit AS, perang dagang Trump, potensi pemangkasan suku bunga.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai