Dolar Ditransaksikan Lebih Rendah, Euro Menguat
Dolar AS ditransaksikan lebih rendah terhadap mata uang utama termasuk yen pada hari Selasa (6/5) di tengah kegelisahan pasar atas kesepakatan perdagangan AS yang diharapkan, sementara euro memperpanjang kenaikan pasca parlemen Jerman memilih pemimpin konservatif Friedrich Merz sebagai kanselir.
Sementar investor menunggu untuk melihat apakah pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan rincian mengenai kesepakatan perdagangan yang dilaporkan sedang dinegosiasikan dengan negara lain, termasuk China. Trump mengindikasikan pada hari Minggu bahwa beberapa kesepakatan perdagangan akan diumumkan pekan ini.
"Pasar menjadi tidak yakin karena kita mulai menggerogoti jadwal sejak penangguhan tarif 90 hari tanpa ada pengumuman yang berarti," kata Eugene Epstein, kepala penataan untuk Amerika Utara di Moneycorp.
"Ada banyak sentimen yang baik tetapi karena kurangnya substansi formal yang saya lihat, saya pikir pasar mulai kembali gelisah."
Dolar AS terakhir turun 0,59% terhadap yen Jepang pada 142,815. Dolar Taiwan memangkas kenaikan setelah reli rekor terhadap dolar AS di tengah keresahan pasar atas tarif Trump. Mata uang tersebut terakhir turun 2,6% menjadi 29,919 per dolar.
Euro memperpanjang kenaikan setelah Merz mengamankan suara yang dibutuhkan untuk menjadi kanselir Jerman setelah kekalahan yang memalukan dan belum pernah terjadi sebelumnya pada upaya pertama. Mata uang tunggal tersebut terakhir naik 0,28% menjadi $1,134550.
Data Departemen Perdagangan pada hari Selasa menunjukkan defisit perdagangan AS melebar 14% ke rekor tertinggi $140,5 miliar pada bulan Maret karena bisnis meningkatkan impor barang menjelang tarif Trump.
Franc Swiss melemah setelah Ketua Bank Nasional Swiss Martin Schlegel mengatakan SNB siap untuk campur tangan di pasar mata uang dan memangkas suku bunga bahkan di bawah nol untuk mencegah inflasi jatuh di bawah target stabilitas harga. Dolar AS terakhir naik 0,35% terhadap franc Swiss pada 0,82490. Pasar fokus pada keputusan kebijakan Federal Reserve hari Rabu, di mana bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap.
Bank of England juga akan mengadakan pertemuan pekan ini dan diperkirakan akan menurunkan suku bunga seperempat poin pada hari Kamis.(yds)
Pound Inggris naik 0,49% menjadi $1,33620.
Sumber: Reuters